Muh Rizal Baduddin. (Foto: Metrosulawesi/ Murad Mangge)

Morowali, Metrosulawesi.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Morowali mulai memberlakukan Perda tentang parkiran pada sejumlah fasilitas umum yang ada di wilayah Kecamatan Bungku Tengah.

“Ada dua tempat yang kami tetapkan dan berada di wilayah Desa Bente. Dua tempat itu masing-masing, area rumah sakit serta taman kota Funuasingko,” terang Kadishub Morowali, Muh Rizal Baduddin dikantornya, Senin 23 November 2020.

Nantinya, kata dia, dalam pengelolaan parkir Dishub Morowali menggandeng masyarakat dengan melibatkan Karang Taruna desa sebagai rekanan. Sehingga secara teknis orientasi parkiran, masyarakat juga dapat terberdayakan.

“Di satu sisi, dari parkiran ini juga bisa menjadi sektor pendapatan daerah Morowali,” paparnya.

Kata dia, menginggat kegiatan parkiran yang dilaksanakan sudah memiliki payung hukum, maka para petugas parkiran itu akan dilengkapi dengan atribut, seperti pakaian seragam yang akan digunakan saat berada dilapangan menjalankan tugas.

“Kami menetapkan biaya parkir, yakni dua ribu rupiah untuk kendaraan roda dua (motor) dan tiga ribu rupiah roda empat (mobil). Karena kegiatan ini melibatkan jasa masyarakat, tentu ada yang namanya bagi hasil, dan bagi hasil itu sudah kami muat dalam MoU. Sesuai kesepakatan, yakni 60 kepihak rekanan dan 40 masuk ke Pemda,” urainya.

Dari Kecamatan Bungku Tengah, selanjutnya Dishub Morowali akan menyasar ke wilayah Kecamatan Bahodopi mengadakan biaya parkir ke sejumlah tempat keramaian dan pelayanan umum. Dishub akan kembali menggandeng Karang Taruna dan kalau memungkinkan Bumdes.

“Kami rencanakan pada tahun 2021 di Kecamatan Bahodopi. Yang kami sasar disana adalah pasar rakyat Bahodopi dan arena hoya-hoya,” katanya.

“Dalam wilayah Kecamatan Bungku Tengah, bahwa selain di rumah sakit dan taman kota. Juga ada satu tempat yang akan diadakan biaya parkiran. Yakni area¬† tempat berjualan masyarakat di Pantai yang telah direklamasi di Kelurahan Matano,” papar Kadishub Morowali.

Reporter: Murad Mangge
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas