Home Palu

PLN UP3 Palu Terjunkan 251 Personel

9
BERI LAPORAN - Manager PLN UP3 Palu, Muhammad Wardi Hadi, saat memberikan laporan pada Apel Siaga dan Gelar Peralatan di Lapangan Faqih Rasyid beberapa waktu lalu. (Foto: Metrosulawesi/ Muh. Yusuf)
  • Pengamanan Listrik Selama Pilkada, Natal, dan Tahun Baru 2021

Palu, Metrosulawesi.id – Manager PLN UP3 Palu, Muhammad Wardi Hadi mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan 251 personel untuk pengamanan pasokan listrik selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Natal,  dan Tahun Baru 2021.

“Untuk  mensiagakan kelistrikan bagi pengamanan pasokan listrik selama Pilkada, Natal, dan Tahun Baru ini kami mensiagakan beberapa hal, kalau dari sisi sistem kondisi listrik di Sulawesi Tengah saat ini surplus, 61 megawatt, dengan beban puncak kurang lebih 151 megawatt,” ungkap Wardi saat ditemui  di Palu belum lama ini.

“Dari sisi personel, kami mensiagakan juga sekitar 251 personel, baik itu dari  PLN,  Pelayanan Teknik, PDKB, dan Mitra Kerja, semua kami  sebar di  ULP-ULP, ada 10 ULP, sampai daerah Morowali. Jadi kami akan selalu jaga kondisi sistem dengan personel yang selalu siaga selama Pilkada, Natal,dan Tahun Baru ini.  Mudah-mudahan tidak  ada gangguan besar yang menyebabkan pasokan terhenti,” ungkapnya  lagi.

Sementara itu, untuk pengendalian losses atau penyusutan energi listrik saat pengaliran, Wardi mengungkapkan hal itu berjalan sesuai target.

“Penyebab losses itu ada dua, teknik dan non teknik. Kalau pengendalian losses teknik  pasti sudah sesuai text book,  ada di trafo atau di saluran udara tekanan menegah. Kalau losses non teknik biasanya akibat penggunaan tegangan listrik  yang  tidak sesuai seharusnya, hal  ini tetap kita kendalikan melalui Tim P2TL untuk menertibkan aliran-aliran listrik yang illegal,” jelasnya.

Selain itu, Wardi juga mengungkapkan bahwa beberapa Pemerintah Daerah di Sulawesi Tengah mulai melakukan pencicilan tunggakan listriknya.

“Alhamdulillah beberapa Pemda sudah mulai melunasi tunggakan listriknya dengan cara mencicil. Saya mengucapkan terimakasih kepada Pemda Sigi, Pemkot Palu yang sudah ada cicilan melunasi tunggakan listriknya,” kata Wardi.

Demikian juga, kata Wardi, untuk Pemda Donggala dan Pemda Parigi Moutong yang saat ini masih dalam beberapa waktu ke depan juga akan melakukan cicilan.

“Pemda Donggala dan Pemda Parimo saat ini kami dalam proses negosiasi, insyaallah bisa berjalan baik. Survei bersama juga telah selesai kami lakukan dengan Pemda Parigi Moutong dan Donggala, tinggal tanda tangan berita acara. Sebenarnya untuk semua Pemda tinggal penyelesaian saja,” katanya.

Karena saat ini jelang akhir tahun, Wardi berharap pelunasan tunggakan listrik oleh Pemda bisa dilakukan sesegera mungkin.

“Karena ini sudah akhir tahun, kami inginkan sih Pemda sudah bisa melakukan pelunasan, terutama bagi Pemda yang belum ada persetujuan atau kesepakatan untuk memenuhi cicilannya,” ungkapnya.

Untuk Pemkot Palu, Wardi mengungkapkan, telah melunasi cicilan selama tiga bulan.

“Jadi untuk Palu sudah agak berkurang tunggakan listriknya karena sudah melunasi tiga bulan, sekitar Rp10 miliar sudah dilunasi oleh Kota Palu,” ungkapnya.

Reporter: Muh. Yusuf

Ayo tulis komentar cerdas