Home Sulteng

Disdukcapil Sulteng Pastikan Miliki Mesin ADM

13
UJI COBA - Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, saat mencoba penggunaan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) memastikan akan memiliki mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) dalam tahun ini. Hal ini diungkapkan Sekretaris Disdukcapil Provinsi Sulteng, Rizal Damsud, baru-baru ini.

“Insyaallah dalam tahun ini, anggarannya sudah ada, tinggal memesan dari perusahaan,” ungkapnya.

Rizal mengatakan mesin ADM yang akan dibeli sebanyak satu unit dengan anggaran yang bersumber dari APBD. Mesin ADM satu unit dengan kisaran harga Rp175-Rp200 juta per unit. Ditarget paling lambat mesin ADM sudah tiba di Kota Palu pada Desember mendatang.

“Kami rencanakan mesin ADM akan ditempatkan di kantor Gubernur Sulteng,” tandas Rizal.

Saat ini, satu unit mesin ADM hibah dari pemerintah pusat telah tiba di Kota Palu yang ditempatkan di mall pelayanan publik Pemprov Sulteng jalan Cik Ditiro. Namun mesin ADM tersebut di bawah pengelolaan oleh Disdukcapil Kota Palu.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Disdukcapil Provinsi Sulteng, Abd Haris Yotolembah, yang saat ini menjabat Plt Bupati Banggai Laut, mengatakan rencana pembelian mesin ADM menjadi salah satu dari berbagai upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Sulawesi Tengah.

Ia mengaku telah melihat langsung penggunaan mesin ADM pada awal Desember 2019 lalu. Haris tertarik setelah melihat kemudahan yang nantinya bisa dirasakan masyarakat dengan adanya mesin ADM.

Sebelum mendatangkan mesin ADM, Disdukcapil dikatakan Haris harus terlebih dahulu menyiapkan sumber daya manusia yang bisa bertanggung jawab terhadap operasional mesin ADM.

Dia menjelaskan pihaknya memilih kantor gubernur sebagai tempat mesin ADM agar mendapat pengawasan. Itu karena penggunaan ADM harus mendapat pendampingan dari petugas.

“Harus diawasi betul karena harga mesin ADM itu mahal, ratusan juta, bukan berarti nanti rusak kalau tidak diawasi penggunaanya,” ucap Haris.

Seperti diketahui, mesin ADM merupakan tempat layanan masyarakat untuk mencetak dokumen kependudukan sperti E-KTP, KIA, akta lahir, KK, atau akta kematian. Masyarakat yang ingin mencetak dokumen kependudukan dengan mesin ini harus terlebih dahulu datang ke Disdukcapil untuk mendaftar atau meminta akses ADM. Setelah persyaratan yang dibutuhkan dipenuhi, masyarakat akan mendapatkan PIN melalui SMS dan QR Code melalui email. Dengan PIN dan QR Code itulah bisa mencetak sendiri dokumen kependudukan yang dibutuhkan.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas