Home Palu

PLN Jamin Pasokan Listrik pada Pilkada-Nataru

6
PERIKSA PERALATAN - Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, didampingi Manager PLN UP3 Palu, Muhammad Wardi Hadi (kiri) memeriksa peralatan pada Apel Siaga dan Gelar Peralatan dalam rangka Pilkada, Natal dan Tahun Baru 2021 di Stadion Faqih Rasyid, Rabu, 18 November 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Yusuf. Bj)
  • Gubernur Minta Desa Terpencil Segera Terjangkau Listrik

Palu, Metrosulawesi.id – PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu menjamin pasokan listrik pada tiga momen penting mendatang. Yakni: pemilihan kepala daerah (pilkada), perayaan Natal dan Tahun baru (nataru).

Terkait dengan itu, Rabu 18 November 2020, PLN menggelar Apel Siaga dan Gelar Peralatan dalam rangka Pilkada, Natal dan Tahun Baru 2021 di Stadion Faqih Rasyid, Rabu, 18 November 2020. Apel itu dipimpin Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola.

Gubernur Longki meminta kepada Kepala PLN UP3 Palu untuk segera mengambil tindakan terhadap desa-desa yang berada di wilayah kerja PLN UP3 Palu yang hingga saat ini belum teraliri listrik.

“Saya punya pesan khusus, khususnya kepada Manager PLN UP3 Palu, Pak Wardi. Ada beberapa desa-desa terpencil yang hingga saat ini belum menerima pasokan listrik, mohon perhatian. Beberapa kali saya lakukan perjalanan, baik di Sigi, Parimo, dan Donggala, masih banyak desa-desa terpencil belum teraliri listrik,” kata Longki.

“Mohon Pak Wardi segera usulkan ke pusat mungkin melalui Program Listrik Desa kalau tidak salah, agar desa-desa atau dusun-dusun itu segera teraliri listrik. Apa bahasa mereka di kampung, Pak Gubernur, Indonesia merdeka sudah 75 tahun, tapi kami belum merdeka Pak. Saya tanya, kenapa? Karena kami di kampung ini masih tetap gelap gulita. Jadi tolonglah Pak, bayangkan kalau mereka cemburu, mereka lemparkan batu dari atas gunung-gunung itu kepada kita di Kota Palu, mari kita peka terhadap kebutuhan-kebutuhan listrik bagi masyarakat adat daerah terpencil itu. khususnya di desa,” tambah gubernur.

Gubernur mengapresiasi langkah PLN Palu untuk menggelar apel kesiagaan pasukan dan peralatan tersebut.

“Karena Pilkada ini merupakan pesta rakyat yang perlu kita jaga bersama agar dapat berjalan dengan baik, terlebih setelah pilkada juga ada perayaan Natal dan Tahun Baru 2021. Sehingga kesiapsiagaan personel dan peralatan PLN sangat dibutuhkan dalam menjaga pasokan listrik,” kata gubernur.

Manager PLN UP3 Palu Muhammad Wardi Hadi menginstruksikan kepada semua personel terlebih khusus kepada Tim Pelayanan Teknik, Tim PDKB untuk bersiaga dalam pengamanan sistem kelistrikan selama 24 jam. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi ketika terjadi hal yang perlu penanganan seperti gangguan atau kondisi darurat.

PLN UP3 Palu telah menyiagakan sebanyak 251 personel yang bertugas sesuai shift, 36 posko, 20 unit genset, 24 unit kendaraan roda empat, 48 unit roda dua, serta truk dan UPS masing-masing satu unit. Semua personel yang siaga dan betugas tersebar di seluruh wilayah kerja PLN UP3 Palu, baik di posko siaga dan setiap ULP.

“Alat Lengkap, Kerja Cepat, Pelayanan PLN selalu dituntut lebih baik dalam menyambut setiap momen besar seperti yang akan kita sambut bersama yaitu Pilkada, Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021, oleh sebab itu, diharapkan setiap pegawai dan mitra kerja bisa lebih peduli dan bekerja sama dalam menjaga pelayanan terbaik bagi pelanggan,” tambahnya.

Ditanya soal permintaan gubernur, Wardi yang ditemui usai apel itu mengungkapkan pihaknya akan segera menindaklanjuti keinginan Gubernur Sulteng itu, namun kemungkinan besar akan dilakukan secara bertahap.

Reporter: Yusuf Bj
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas