Home Palu

Operasi Yustisi Jaring 1.444 Pelanggar Prokes

8
MELANGGAR PROKES - Seorang petugas mengenakan masker ke salah seorang ibu yang terjaring operasi yustisi karena tak mengenakan masker. (Foto: Humas Pemprov Sulteng)

Palu, Metrosulawesi.id – Kesadaran warga untuk mengenakan protokol kesehatan (prokes) masih kurang. Terbukti kurang lebih sebulan pelaksanaan operasi yustisi, petugas menjaring pelanggar seribuan lebih pelanggar.

Kepala Satuan Pol PP Sulteng, Drs Mohamad Nadir mengatakan, operasi yustisi melibatkan TNI/Polri, Dinas Perhubungan dan Satpol PP. Sejak dilaksanakan 19 Oktober hingga 11 November 2020, pelanggar yang terjaring sebanyak 1.731 orang teguran lisan, 1.444 pelanggar terkena sanksi teguran tertulis dan 854 orang disanksi sosial.

“Selain diberikan sanksi, kami juga melakukan pembinaan diantaranya pembagian masker agar masyarakat sadar,” tuturnya, Jumat 13 November 2020.

Menurutnya, tingkat kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker sudah cukup bagus dan perlu ditingkatkan kesadaran masyarakat melalui pembinaan dan sosialisasi oleh Satuan Tugas Provinsi dan Kab/Kota.

Sesuai realtime BNPB mengenai penerapan protokol kesehatan Covid-19, ditemukan fakta bahwa tingkat kepatuhan masyarakat Sulteng memakai masker baru 78 persen dan kepatuhan jaga jarak 75 persen.

Di era Adaptasi Kebiasaan Baru, masyarakat bisa beraktivitas kembali secara produktif, namun tetap menerapkan langkah-langkah pencegahan Covid-19.

“Sesuai pesan Bapak Gubernur, vaksin terbaik saat ini menerapkan 3 M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” ucapnya.

Berpotensi kumpul orang banyak dan menghindari terjadinya klaster baru, Ia menuturkan pihaknya akan mengawasi protokol kesehatan Covid-19 saat dilaksanakan debat calon gubernur dan wakil gubernur yang akan digelar pada tanggal 14 November 2020.

Reporter: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas