Home Politik

Nilam Sari Dorong Masyarakat Bentuk Kelompok Tani

14
Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr Hj Nilam Sari Lawira menemui masyarakat di Desa Pombeve, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi. (Foto: Metrosulawesi/ Ariston Aporema Sorisi)

Sigi, Metrosulawesi.id – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr Hj Nilam Sari Lawira menemui masyarakat di Desa Pombeve, Kecamatan Sigi Biromaru dan masyarakat Desa Sunju, Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi, Jumat, 13 November 2020 dalam rangka reses masa perisangan I tahun 2020/2021.

Banyak aspirasi masyarakat yang ditampung oleh politisi Nasdem itu. Nilam Sari Lawira pun sangat mengapresiasi apa yang menjadi aspirasi masyarakat Pombeve dan Sunju. Aspirasi itu meliputi bidang infrastruktur, pertanian dan peternakan.

Menurutnya, aspirasi masyarakat Pombeve yang disampaikan kepadanya sangat produktif untuk direalisasikan karena menyangkut kesejahteraan orang banyak.

“Saya mengapresiasi aspirasi masyarakat Pombeve karena program yang disampaikan produktif untuk orang banyak. Untuk itu apa yang sudah disampaikan saya sudah catat,” ungkapnya usai mendengar penyampain-penyampaian masyarakat Pombeve.

Sebelumnya, dibidang infrastruktur, masyarakat menyampaikan pembangunan jalan di Dusun Ranggonau, Desa Pombeve, Kecamatan Sigi Biromaru untuk di aspal, minimal dilakukan pengerasan tanah. Karena sampai saat ini wilayah tersebut masih susah untuk dilewati.

Selain itu, masyarakat berharap Sungai Paneki, dinormalisasi dan dibuatkan bronjong. Sebab jika hujan deras sangat mengancam penduduk setempat.

“Kalau hujan deras sebagian masyarakat langsung mengungsi, Sungai Paneki sangat mengancam masyarakat jika tidak dinormalisasi dan bronjong,” harap tokoh masyarakat setempat.

Dibidang pertanian, masyarakat Desa Pombewe yabg memlunyai 12 kelompok tani mengingikan perbaikan check dam yang mengairi persawahan mereka dan odong-odong untuk panen di sawah.

Nilam Sari mendengarkan langsung aspirasi masyarakat Desa Sunju saat melaksanakan reses, Jumat 13 November 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Ariston Aporema Sorisi)

Kemudian dibidang peternakan, masyarakat setempat menyampaikan bahwa lahan ternak diwilayah itu sangat luas, untuk itu mereka berharap apabila ada usulan dari masyarakat Desa Pombeve kepada DPRD Provinsi rerkait permintaan ternak sapi dan lain sebagainya, untuk dibantu.

“Sampai saat ini, air tidak lagi melalui check dam karena sudah jebol. Kita sudah mengusulkan kepada PU Pengairan, namun sampai saat ini belum ada. Untuk itu kami berharap dengan kedatangan ibu reses di Desa Pombeve, apa yang menjadi aspirasi kami hari ini dapat terealisasi di tahun 2021,” harapnya.

Bukan hanya itu, masyarakat juga meminta bantuan untuk merenovasi dua Masjid dan rumah adat diwilayah itu.

Diakhir reses tersebut, Ketua DPRD Nilam Sari Lawira langsung memberikan bantuan dari kantong pribadinya untuk renovasi dua Masjid, masing-masing Rp10 juta.

“Mengenai rumah ibadah tidak perlu menunggu APBD, tapi itu langsung dari pribadi saya. Itu sudah sebagai kewajiban saya sebagai hamba Allah yang diberikan rezeki lebih, saya wajib membantu rumah ibadah,” tuturnya.

Sementara di Desa Sunju, Nilam Sari mendorong warga untuk membentuk kelompok tani, agar pemerintah dapat menyalurkan bantuan. Sebab bantuan pemerintah tidak bias diberikan kepada individu, khususnya sektor pertanian maupun peternakan. Disisi lain masyarakat perlu mendapat perhatian dari pemerintah.

Dorongan itu disampaikan Nilam sari setelah masyarakat Sunju menyampaikan aspirasinya terkait pertanian.

“Sebaiknya masyarakat bentuk kelompok, kemudian mengajukan permohonan resmi kepada pemerintah Insya Allah sepanjang itu untuk kemaslahatan bersama, saya akan memperjuangkannya,” ujar Nilam Sari.

Di Sunju, selain menampung sejumlah aspirasi, Nilam Sari juga menyumbang pribadi dua masjid masing-masing sebesar Rp10 juta. Dua masjid itu yakni Al Mukarram dan masjid Al Amin.

Reporter: Ariston Aporema Sorisi, Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas