Home Hukum & Kriminal

Kejari Parimo Tetapkan Satu Tersangka Kasus Tipikor Pengelolaan Aset DKP

18
KONFERENSI PERS - Kejari Parimo menggelar konferensi pers terkait kasus tindak pidana korupsi pengelolaan aset milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Parigi Moutong tahun 2012, Kamis 12 November 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Zulfikar)

Parimo, Metrosulawesi.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Parigi Moutong kembali menetapkan satu tersangka kasus tindak pidana korupsi pengelolaan aset milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Parigi Moutong tahun 2012.

Sebelumnya Kejari menetapkan dua tersangka yakni inisial HL yang merupakan mantan Kadis Kelautan dan Perikanan Parimo tahun 2012 dan inisial SS yang merupakan Ketua Koperasi Tasi Buke Katuvu yang saat ini masih menjabat Wakil Ketua II DPRD Parimo.

“Sebagaimana kita ketahui, bahwa sebelumnya telah ditetapkan dua tersangka dalam penyidikan perkara yang menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp.2.140.307.500 (dua miliar seratus empat puluh juta tiga ratus tujuh ribu lima ratus rupiah), dimana tersangka tersebut yakni inisial HL dan inisial SS,” ungkap Kejari Parimo, Muhammat Fahrorozi kepada sejumlah wartawan saat konferensi pers di ruang kerjanya, Kamis 12 November 2020.

Kajari menjelaskan, saat ini tahapan penanganannya sudah memasuki tahap prapenuntutan, dimana Penyidik sedang merampungkan berkas perkara tahap pertama atas perkara kedua tersangka. Namun, dengan demikian tidak berarti penyidik berhenti melakukan pengembangan-pengembangan perkara.

“Melalui kesempatan ini juga dapat saya sampaikan bahwa penyidik telah kembali menetapkan seorang tersangka baru yang berasal dari pengurus koperasi berinisial MT. Berdasarkan Surat Penetapan tersangka Nomor B- 1407/P.2.16/Fd.1/11/2020 Tanggal 10 November 2020. Sehingga, total tersangka yang telah ditetapkan keseluruhannya menjadi tiga tersangka,” jelas Kejari.

Reporter: Zulfikar
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas