Home Palu

21.860 Calon Penerima Banpres Produktif Tahap 2

15
BANPRES PRODUKTIF - Kantor Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kota Palu menetapkan 21.860 calon penerima Banpres Produktif Usaha Mikro tahap II dari total 45 Kelurahan se-Kota Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Faiz)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kota Palu telah menyelesaikan validasi data calon penerima bantuan dana program BLT UMKM atau Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahap 2. Dari program ini, masyarakat akan menerima bantuan dana sebesar Rp.2,4 juta per orang.

Kabid Hubinsaker Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu, Usman mengatakan, program BPUM telah memasuki tahap II yang dimulai sejak 22-27 Oktober 2020.

Tercatat sebanyak 21.860 calon penerima Banpres tahap II dari total 45 Kelurahan se-Kota Palu yang tinggal menunggu pencairan melalui Bank BRI, yang mana pencairannya terhitung sejak Oktober sampai Desember 2020. “Pendaftarannya telah ditutup dan kami sudah miliki datanya. Periode pencairan jatuh pada November sampai Desember 2020 melalui Bank BRI,” ujar Usman.

Di tahap II ini, kata Usman, panitia BPUM dari pegawai Disnaker Palu menerapkan mekanisme pendaftaran berbeda dari pendaftaran BPUM tahap I sebelumnya. Kata dia, pada tahap ke-2 ini, panitia melalui masing-masing pihak atau operator kelurahan meminta agar calon penerima turut menyertakan bukti surat keterangan usaha, seiring menyetor Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sedangkan mekanisme BPUM tahap 1, calon penerima hanya cukup membawa NIK.

“Kenapa (ada perubahan) seperti itu? Karena untuk mengantisipasi adanya data double (ganda) dan sebagai pembuktian bahwa si calon penerima itu betul sebagai pelaku UMKM,” pungkasnya.

Selain itu, usai operator masing-masing kelurahan mengumpulkan data penduduknya yang merupakan pelaku UMKM, selanjutnya data tersebut diserahkan ke bagian Seksi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Disnaker Palu, dan terakhir diserahkan ke Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Lebih jauh Usman mengungkapkan, sebanyak 19.193 orang pelaku UMKM di seluruh Kota Palu terdaftar sebagai penerima dana hibah berjuluk Banpres Produktif ini.

“Satu kali saja (pencairannya) sebesar. Itu pada bulan Agustus lalu untuk tahap pertama,” Usman menjelaskan.

Sementara itu, Usman mengatakan, saat pendaftaran tahap I BPUM terjadi lonjakan calon penerima di kantor Disnaker Palu. Dikarenakan saat itu mekanisme pendaftaran diberlakukan secara manual dimana warga membawa berkas dokumen masing-masing.

“Lalu (tahap I) itu orang antrian panjang sampai ke jalan. Itu karena dari pusat belum gunakan metode input data secara online,” pungkasnya.

Namun dia memastikan data yang telah dikumpulkan pada tahap II tersimpan secara daring dan sesuai kriteria layak menerima bantuan dana dampak pandemik Covid-19. Program BLT UMKM dari Banpres ini menyasar sebanyak 12 juta pelaku UMKM. Pada tahap pertama, pemerintah telah mencairkan Banpres produktif kepada 9,1 juta pelaku UMKM. Selanjutnya, pencairan bantuan tahap II akan menyasar 3 juta penerima. Total anggaran BPUM ini sebesar Rp28 triliun. Pendaftaran hingga pencairan dana Banpres produktif ini tidak dipungut biaya apapun.

Reporter: Faiz
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas