Home Ekonomi

Program FLPP dan Mikro BRI Syariah Tercapai

13
Umar. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Hingga mendekati Desember 2020, program pemerintah terkait dengan kuota penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau rumah subsidi dan mikro KUR milik PT Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRI Syariah) Cabang Palu telah mencapai target.

“Kondisi corona kami juga tetap jalan, begitu pula dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) kita cukup lumayan ada kenaikan sekitar 140% ,” kata Pimpinan BRI Syariah Cabang Palu, Umar Husen, Selasa, 10 November 2020.

Apalagi, kata dia, jika dilihat setelah pascabencana alam 28 September 2018 lalu, potensi Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Palu dan sekitarnya tumbuh sangat luar biasa. Ditambah dengan masyarakat juga masih tinggi untuk memilih konsumtif.

“Jadi bisa dianggap seimbang pembiayaan kami. Makanya kalau dapat dibilang kita BRI Syariah tidak begitu berdampak sekali,” katanya.

Sedangkan, khusus untuk pemasaran, pihak BRI Syariah juga saat ini mengembangkan produk unggulan yang berbasis elektronik digital banking. Hal tersebut menurutnya dilakukan agar lebih mempermudah nasabah dan membantu pemerintah dalam meminimalisir tingkat penyebaran Covid-19 di masyarakat.

“Sudah ada beberapa pelaku usaha rumah makan dan outlet di Kota Palu yang bekerjasama dengan kami dalam hal transaksi digital,” terangya.

Bukan hanya itu, bahkan Ia menyebutkan BRI Syariah Cabang Palu fokus menyasar segmen industri, peternakan, dan pertanian yang ada di wilayah Kabupaten Sigi. Pihaknya juga diberikan kepercayaan untuk menyalurkan pembiayaan modal usaha mulai Rp10 juta ke bawah.

“Margin sangat ringan sekali setara 5%, jadi ini menarik dan persyaratan cukup mudah. Bagi yang ingin memaksimalkan tambahan modal usaha di masa corona dipastikan kami akan bantu,”  ujarnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas