Home Hukum & Kriminal

Polisi Sebar Foto Dua Teroris DPO Poso

58
Dua Teroris DPO Poso. (Foto: Istimewa)
  • Pengejaran dan Pencarian Terus Berlanjut

Palu, Metrosulawesi.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah, melalui Bidhumas Polda Sulteng, Selasa 10 November 2020, merilis dua identitas terduga teroris yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang(DPO) Poso, yang sejak beberap hari terakhir, sedang dilakukan pengejaran oleh personel Polri dan TNI, di wilayah Kelurahan Mamboro, Kota Palu.

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto, SIK, kepada sejumlah awak media mengatakan bahwa, identitas kedua terduga DPO Poso kasus tindak pidana terorisme itu adalah Wahid alias Aan alias Bojes dan Aziz.

“Kedua DPO poso, yang sedang dalam pengejaran oleh Satgas Tinombala itu, adalah Wahid alias Aan alias Bojes dan Aziz, sesuai dengan poster yang sudah di edarkan oleh Satgas Tinombala,” ungkapnya.

Didik juga mengatakan bahwa, hingga saat ini personel Satgas Tinombala bersam dengan TNI, masih melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku yang diduga masih berada di sekitar pengunungan Bale.

“Masih dalam pengejaran oleh petugas,” tegasnya.

BERSENJATA – Petugas kepolisian saat melakukan pencarian dan pengejaran dua DPO Teroris Poso. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)

Terkait dengan pemunculan kedua DPO Poso itu di wilayah Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Kabid Humas Polda Sulteng menjelaskan bahwa, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan, dengan mengambil keterangan dari beberapa saksi.

“Masih mendalamai dan mengambil keterangan saksi yang merupakan warga, dan hingga saat ini belum ada yang dilakukan penahanan, hanya sebagai saksi saja,”tegasnya.

Kombes Pol Didik Supranoto, juga menegaskan bahwa terkait dengan dugaan adanya senjata yang di bawa oleh kedua DPO poso itu, pihaknya masih melakukan penelusuran dari keterangan sejumlah saksi yang sempat melihat kedua DPO itu, apakah membawa senjata atau tidak.

“Kemungkinan ada, namun hingga saat ini kami belum mendapat informasi kedua DPO poso itu, membawa senjata,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto, SIK, mengimbau kepada masyarakat, bila melihat atau mengetahaui keberadaan kedua DPO Poso, kasus tindak pidanan terosisme, agar segera melaporkanya ke Pihak Kepolisian atau TNI terdekat, atau dapat menghubgni nomor handphone yang tertera di poster  DPO yang sudah beredar.

“Segera laporkan ke Polisi atau TNI terdekat, atau Hubungi nomoryang sudah tertera di poster DPO,” imbaunya.

Reporter: Djunaedi, Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas