Home Palu

Binaan LPKA Belum Didata sebagai Pemilih

11
Irpan. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Pemungutan suara pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tinggal menghitung hari. Tapi sayangnya, belum semua masyarakat terdata sebagai pemilih di pilkada yang akan berlangsung 9 Desember itu.

Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu, Irpan, mengungkapkan sampai saat ini belum ada pihak penyelenggara pemilu yang melakukan pendataan terhadap binaan LPKA Palu.

“Laporan yang saya terima, belum pernah datang tim KPU untuk mendata anak binaan kami,” ungkap Irpan, Senin, 9 November 2020.

Disebutkan, saat ini terdapat cukup banyak anak binaan yang telah berusia 17 tahun ke atas. Merujuk pada Undang-Undang Pemilu, pemilih adalah warga negara Indonesia yang genap berusia 17 tahun atau yang belum berusia 17 tahun tapi sudah atau pernah kawin.

Adapun saat ini anak binaan yang berada di LPKA Palu sebanyak 49 orang. Dari jumlah itu, yang berusia 16-18 tahun sebanyak 43 orang, dan usia 19 tahun sebanyak 2 orang. Itu artinya, sebagian besar anak binaan LPKA Palu telah memiliki hak suara di Pilkada tahun ini.

 “Yang usianya 16-18 tahun 43 orang, setengahnya usia 17 ke atas sekitar 20-an orang lah,” ucap Irpan.

Irpan berharap apabila masih memungkinan anak binaan LPKA Palu segera didata sebagai pemilih. Mengacu pemilu sebelumnya, jika nantinya anak binaan terdata sebagai pemilih, pihak KPU yang akan menyiapkan sarana dan prasarana. Sedangkan yang akan menjadi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) adalah para petugas LPKA.

“Kalau kami hanya pasti menyiapkan tempatnya, cuma masih akan koordinasi dahulu dengan KPU,” ujarnya.

Kepala LPKA menambahkan saat ini pihaknya turut membantu para anak binaan yang telah berusia 17 tahun ke atas untuk mengurus KTP elektronik. Upaya yang dilakukan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) setempat. Tujuannya agar anak binaan yang telah berusia 17 tahun bisa memiliki KTP untuk berbagai keperluan, salah satunya menyalurkan hak suara dalam pemilu, baik pemilihan legislatif maupun eksekutif.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas