Home Ekonomi

Pimpinan Bank Syariah Di Sulteng Bentuk Asosiasi

Pertemuan antara pimpinan bank syariah untuk membahas pembentukan kepengurusan Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Abisindo) Sulawesi Tengah. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Sebagai bentuk komitmen bersama membangun sektor ekonomi bernuansa Islami. Para pimpinan perbankan syariah di Sulawesi Tengah membentuk sebuah asosiasi bank syariah.

Wadah tersebut diberi nama Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Abisindo) Provinsi Sulawesi Tengah. Di mana masa jabatan hanya setahun terhitung dari 2020 hingga 2021 mendatang

Selaku Ketua Abisindo Sulteng yang terpilih dan juga Branch Manager Bank Muamalat Cabang Palu, Bambang Haryo Nugroho menjelaskan pertemuan tersebut untuk membahas kepengurusan dan perkembangan aktivitas transaksi perbankan syariah.

Di mana saat ini baru terdapat enam bank syariah yang beroperasi di wilayah Sulawesi Tengah. Diantaranya, Bank Syariah Mandiri (BSM), BRI Syariah, BNI Syariah, BTN Syariah, Bank Mega Syariah, dan Bank Muamalat Indonesia (BMI).

“Kepengurusan hanya dibentuk selama setahun saja. Saya sebagai ketua dan Sekretaris Haga Kaporina selaku Branch Manager Bank Mega Syariah,” ungkap Bambang, Jumat (6/11/2020).

Sementara itu, Bambang mengatakan untuk struktur organisasi secara detail masih akan dibentuk sesuai dengan kebutuhan Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Abisindo) Sulteng. Dirinya berharap adanya lembaga ini dapat membantu industri keuangan syariah di daerah Sulteng.

Menurut informasi, kata dia, telah ada satu Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang akan beralih status menjadi syariah. Ia menyampaikan bahwa BPR tersebut sementara dilakukan proses di kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah.

“Salah satu yang menjadi program kami ke depan adalah mengaktifkan kembali kegiatan yang bersifat kepegawaian diantara bank syariah. Termasuk ikut terlibat dalam hal membantu stakehoders dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas