KONFERENSI PERS - Kapolres Donggala AKBP Wawan Sunarwirawan memberikan keterangan pers terkait kasus penyalahgunaan narkoba, Kamis (5/11/2020). (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

Donggala, Metrosulawesi.id – Dalam waktu tiga bulan, terhitung sejak Agustus hingga Oktober 2020, Polres Donggala mengamankan narkoba jenis sabu seberat 21 gram dan menahan 18 tersangka dalam kasus tersebut.

“Narkoba sudah masuk ke desa, baik penguna atau pengedar. Kami meminta perangakat desa atau masyarakat terus memberikan berikan informasi peredaran narkoba” kata Kapolres Donggala AKBP Wawan Sunarwirawan, Kamis (5/11/2020).

“Ada 18 orang tersangka, tiga di antaranya perempuan. Dari 18 orang orang yang ditahan delapan orang berprofesi sebagai pengedar. Semua alasan klise melakukan perbuatan ini karena faktor ekonomi,” sebutnya.

Ditambahkannya, Polri tidak ada toleransi dalam pemberantasan narkoba, termasuk jika ada anggota Polri yang terlibat bahkan hukumannya lebih berat.

Kasat Narkoba Polres Donggala Iptu Gusti Nyoman menambahkan dari 18 tersangka yang sudah ditahan, empat kasus sudah masuk tahap dua dikejaksaan negeri donggala.

“Terhitung dari Agustus sampai dengan Oktober 2020 dari 18 tersangka yang sudah masuk tahap 2 ke Kejaksaan 4 kasus,” tuturnya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas