Ruslan Husen (tengah). (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Dewan Kehormatan Penyelenggaran Pemilu (DKKP) menjatuhkan hukuman pemberhentian tetap kepada satu orang anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah dan empat orang anggota Bawaslu Kabupaten Banggai. Putusan DKPP ini buntut dari pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati Banggai tahun 2020.

Dalam sidang putusan DKPP yang dipimpin Ketua DKPP, Prof Muhammad, Rabu 4 November 2020 memutuskan pemberhentian tetap kepada anggota Bawaslu Sulteng, Ruslan Husen dan empat orang anggota Bawaslu Banggai masing-masing Bece Abd Junaid, Muh Adamsyah Usman, Nurjana Ahmad dan Marwan Muid.

Selain memberhentikan Ruslan Husen dan empat orang anggota Bawaslu Banggai, DKPP juga memerintahkan memulihkan nama Moh Syaiful Saide, karena tidak terbukti melakukan kesalahan.

Keempat anggota Bawaslu Banggai dan satu Anggota Bawaslu Sulteng diadukan oleh Bupati Banggai Herwin Yatim dengan nomor perkara 109-PKE-DKPP/X/2020, karena dinilai tidak cermat dan profesinal dalam mengeluarkan rekomendasi surat nomor 502/K.ST-01/PM.05.01/V/2020 perihal penerusan pelanggaran administrasi pemilihan tertanggal 1 Mei 2020.

Sebelum diberhentikan secara tetap, sebelumnya Ruslan Husen sudah dicopot dari jabatan ketua Bawaslu Sulawesi Tengah seiring dilakukannya pemeriksaan di DKPP. Pergantian Ruslah Husen dari jabatan ketua hanya beberapa hari setelah dilaksanakannya sidang pertama DKPP.

Ruslan Husen menduduki jabatan anggota Bawaslu Sulawesi Tengah pada September 2017. Saat itu masih Bawaslu masih beranggotakan tiga orang yaitu Ruslan Husen, Sutarmin dan Zatriawati. Ketiganya bersepakat menunjuk Ruslan Husen sebagai ketua.

Seiring perubahan peraturan perundang-undangan, anggota Bawaslu Sulawesi Tengah kemudian bertambah menjadi lima orang, dua orang terpilih yaitu Darmiati dan Jamrin. Saat itu Ruslan tetap duduk di posisi ketua.

Krir Ruslan Husen di Bawaslu mulai terganggu seiring polemik Tidak Memenuhi Syarat (TMS) calon bupati Banggai Herwin Yatim untuk Pilkada 2020. Herwin Yatim kemudian menggugat ke DKPP, dengan terlapor lima orang anggota Bawaslu Banggai dan satu orang Bawaslu Sulawesi Tengah.

Akhirnya pada 4 November 2020, karir Ruslan Husen terhenti di Bawaslu setelah majelis DKPP menjatuhkan hukuman pemberhentian tetap kepada Ruslan Husen.

“Menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tetap kepada taradu 1 sampai 4 Bece, Abd Junaid Muh. Adamsyah Usman, Nurjana Ahmad dan Marwan Muid. Menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tetap kepada taradu 6 Ruslan Husen selaku anggota Bawaslu Sulteng sejak putusan ini dibacakan,” sebut Prof Muhammad didampingi anggota majelis Dr Ida Budhiati dan Prof Teguh Prasetyo.

Reporter: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas