Home Parigi Moutong

BNPB Siapkan Rp4 Miliar Bangun Jembatan di Parimo

31
I Wayan Mudana. (Foto: Metrosulawesi/ Zulfikar)

Parimo, Metrosulawesi.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) menyetujui usulan Pemkab Parimo terkait pembangunan jembatan yang rusak akibat bencana beberapa bulan lalu. Tapi dari tiga yang diusulkan, hanya tiga yang disetujui dengan total anggaran Rp4 miliar lebih.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Parigi Moutong, I Wayan Mudana menerangkan, ada empat titik jembatan yang putus pascabanjir beberapa bulan yang lalu sepanjang tahun 2020 ini.

Pihaknya sebagai dinas teknis melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parimo mengusulkan untuk mendapatkan Bantuan Dana Siap Pakai (DSP) kepada BNPB.

“Kemarin kita sudah dimintai data-data teknisnya dan kita sudah penuhi, dan data tersebut sudah dibawa langsung oleh Sekretaris BPBD Parimo ke BNPB. Sesuai info yang kami dapatkan bahwa dari empat titik jembatan yang kita usulkan itu. Alhamdulillah tiga yang disetujui oleh BNPB yakni jembatan Baliara-Parigi Mpu’u, jembatan Desa Air Panas dan Jembatan Desa Gangga,” ungkap I Wayan Mudana selaku Kabid Bina Marga Dinas PUPRP Parimo pada Metrosulawesi saat berada di ruang kerjanya, Rabu 4 November 2020.

Lanjut dia, jembatan yang tidak disetujui yakni jembatan Desa Kayuboko, karena penanganannya kecil, nilai Pekerjaannya bisa dijangkau oleh anggaran kabupaten, dan itu sesuai hitungan dari BNPB. Selain itu, jembatan Kayuboko tidak memutus akses masyarakat. 

“Sehingga mereka (BNPB) tidak menyetujuinya. Tetapi ketiga jembatan yang mereka setujui itu betul-betul memutus akses masyarakat, sehingga tiga jembatan tersebut diprioritaskan pascabanjir beberapa bulan lalu,” ujarnya.

Wayan juga mengatakan, bahwa pelaksanaan pekerjaan tiga jembatan itu akan dilakukan tahun ini juga. Sebab, DSP tidak perlu pakai lelang, dan pelaksana pekerjaan itu ditunjuk langsung oleh BNPB, tetapi pelaksana itu harus pelaksana lokal atau yang ada di wilayah kabupaten Parigi Moutong.

“Untuk diketahui, dana tersebut dikucurkan tahun ini dan bisa dikerjakan tahun depan, karena waktunya agak fleksibel, tidak mungkin dananya masuk bulan ini dan pekerjaannya selesai tahun ini juga, itu tidak mungkin. Sebab, jika dana itu dikucurkan bulan November ini, jelas pekerjaan itu tidak bakalan selesai di bulan Desember 2020, nantinya dari pihak BNPB akan mengprogres pekerjaannya sampai dimana pada bulan Desember nanti,” terangnya.

Wayan menambahkan, tiga jembatan tersebut memakan anggaran sebesar Rp. 4 miliar lebih. Pekerjaan jembatan Desa Baliara- Parigi Mpu’u Rp.3,5 miliar, jembatan Desa Air Panas Rp.300 juta dan jembatan Desa Gangga kurang lebih Rp.400 jutaan.

“Semoga tidak ada nanti perubahan dari BNPB, sesuai apa yang telah kita ajukan dan kita setujui,” tutur Wayan.

Reporter: Zulfikar
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas