Home Palu

Rektor Unismuh Palu Harap Mapala Hiwati Aktif Kembali

Rajindra. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, Dr Rajindra, mengungkapkan, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) adalah salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang pengkaderannya bagus, karena membangun jiwa sosial setiap kadernya, diantaranya aktif pada penanggulangan kebencanaan.

“Untuk itu saya berharap kepada mahasiswa untuk bergabung di dalam UKM ini. Dengan aktifnya mahasiswa di Mapala, mereka banyak belajar seperti di SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia (SARMMI), disini mahasiswa bisa belajar banyak, salah satunya soal penanganan kebencanaan,” kata Rajindra melalui ponselnya, belum lama ini.  

Menurut Rajindra, di Sulawesi ini banyak terjadi bencana, diharapkan Mapala yang terdepan dalam membantu korban bencana alam.

“Aktifnya Mapala pada berbagai bencana di tanah air sangat tepat karena sejalan dengan program nasional Muhammadiyah,” katanya.

Kata Rajindra, Muhammadiyah sangat pro aktif dalam kebencanaan. Mapala yang aktif pada kebencanaan adalah bentuk dari peran Mapala mendukung program persyarikatan. Dalam bergerak di kebencanaan, Mapala dapat melakukannya bersama-sama elemen lain di Muhammadiyah.

“Bukan hanya itu saja, di Mapala umumnya punya aturan-aturan tegas dan jelas bagi anggotanya untuk mewujudkan tujuan dari visi dan misi Mapala. Itulah pentingnya organisasi Mapala ini bagi mahasiswa, untuk pengembangan bakat dari mahasiswa sendiri,” ujarnya.

Selain itu kata Rajindra, Mapala dapat melatih jiwa survival, juga untuk memaknai pentingnya kebersamaan. Di Mapala diajarkan pentingnya kebersamaan, hingga bisa lebih menyadari peran diri sebagai makhluk sosial.

“Untuk masuk Mapala, setiap calon anggotanya mesti mengikuti Pendidikan Dasar (DIKSAR).  Pendidikan ini untuk melatih mental calon anggotanya agar tidak manja dan dilatih kemampuan untuk mandiri dan mampu membantu rekan-rekan,” jelasnya.

Kata Rajindra, di kampus Unismuh Palu terdapat satu Mapala yakni Mapala Hiwata, yang diharapkan bisa tampil bersama-sama SARMMI dalam pengembangan kemampuan penanganan kebencanaan.

“Mapala Hiwata harus aktif lagi. Mereka harus dibangunkan dari tidur panjangnya,” ungkapnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas