Home Politik

Debat Publik, KPU Sulteng Larang Bawa Pendukung

26
KPU Sulteng menggelar konferensi pers terkait pelaksanaan debat publik calon gubernur dan wakil gunernur Sulteng di kantor KPU Sulteng, Jalan S Parman, Palu, Jumat 30 Oktober 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Syamsu Rizal)

Palu, Metrosulawesi.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tengah telah menyusun sejumlah tata tertib dalam debat publik tahap pertama ini agar berjalan aman, efesien dan baik. Salah satunya, wajib mematuhi ketentuan mengenai protokol kesehatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) selama pelaksanaan debat.

Anggota KPU Sulteng, Sahran Raden mengatakan, sesuai ketentuan Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2020, tentang pelaksanaan pemilihan di masa bencana non alam Covid 19, maka saat kampanye dilarang berkerumun. Setiap pasangan calon wajib menjaga pelaksanaan tahapan pilkada sesuai dengan protokol kesehatan.

Oleh karena itu, KPU Sulteng membatasi orang yang hadir dalam debat publik. Peserta yang hadir hanyalah pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah.

Empat orang tim kampanye masing-masing pasangan calon. Kemudian, dua orang Bawaslu Sulteng dan lima orang komisioner KPU Provinsi Sulawesi Tengah serta panitia dan tim pakar tujuh orang.

“Tidak membawa pendukung di sekitaran lokasi pelaksanaan debat. Karena ini juga disiarkan langsung di iNews TV dan akun medsos, sehingga masyarakat bisa menonton di televisi atau medsos,” kata Sahran Raden pada konferensi pers di kantor KPU Sulteng, Jumat 30 Oktober 2020.

Dia menjelaskan, jika ada yang melanggar protokol kesehatan penanganan COVID-19 selama pelaksanaan debat, maka ada sanksi sesuai mekanisme dan prosedur.

“Kami sudah koordinasi dengan Bawaslu dan Kepolisian agar melakukan pengawasan terhadap jalannya debat,” kata Sahran Raden.

Diketahui, debat publik pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah dilaksanakan pada Sabtu 31 Oktober 2020 di salah satu hotel di Kota Palu. Debat publik tahap satu ini disiarkan secara langsung oleh iNews TV, lembaga penyiaran swasta nasional pada pukul 20.00-22.00 Wita.

Masyarakat bisa mengikuti jalannya debat melalui channel media sosial Facebook KPU Provinsi Sulawesi Tengah. Debat ini akan dipandu oleh moderator Anisa Dasuki presenter iNews TV yang telah memiliki pengalaman dalam memandu debat publik Pilkada serta memandu debat calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2019.

Anggota KPU Sulteng, Samsul Y Gafur mengajak masyarakat Sulawesi Tengah agar menyaksikan debat publik ini melalui siaran langsung di televisi atau channel media sosial KPU Provinsi Sulawesi Tengah.

“Penerapan protokol kesehatan Covid-19 menjadi tanggung jawab kita bersama, termasuk peserta pemilihan,” kata Samsul Y Gafur.

Reporter: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas