Home Nasional

3 Karya Budaya Sulteng Ditetapkan Jadi WBTB 2020

17
Rachman Ansyari. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Tiga karya budaya Provinsi Sulawesi Tengah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI menjadi warisan budaya tak benda (WBTB) Indonesia 2020. Penetapan WBTB se Indonesia dilakukan pada awal Oktober 2020 lalu secara dalam jaringan (daring).

Kabid Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tengah, Dr Rachman Ansyari MPd mengatakan, ketiga karya budaya Sulteng yang ditetapkan sebagai WTBB 2020 masing-masing Tampi (rumah adat Kabupaten Poso), Pamonte (tarian adat dari Lembah Palu), dan Dero (tarian rakyat Kabupaten Poso). Kata Rachman hingga kini sudah 12 karya budaya di Sulteng yang ditetapkan WBTB oleh pemerintah pusat. 

Menurut catatan, karya budaya Sulteng yang diganjar WBTB oleh pemerintah pusat sejak tahun 2015. Karya budaya itu masing-masing Kain Tenun Donggala (Donggala), Upacara Adat Melabot Tumpe (Banggai), Padungku (Poso), Kaledo (Donggala), Kakula (Palu), Dade Ndate (Palu), Modulu-dulu (Poso), Nobalia (Lembah Palu), Guma (Lembah Palu), Lalove (Lembah Palu), Torompio (Poso), Vaino (Lembah Palu).

Rachman mengatakan, di tahun 2020 Pemprov Sulteng melalui Dinas Dikbud Sulteng mengusulkan 11 karya budaya ke panitia penetapan WBTB Indonesia 2020. Namun dalam sidang penetepan secara daring hanya 3 karya budaya yang ditetapkan sebagai WBTB. 

Menurutnya, karya budaya lainnya belum berhasil lolos karena beberapa sebab. Antara lain, belum adanya dokumen kajian pendukung dari pemerintah kabupaten tentang karya budaya yang diusulkan. Beberapa contoh karya budaya yang belum didukung dokumen kajian seperti alat musik Geso Geso dari Morowali Utara, Perkawinan adat Poi Tambi dari Bada (Poso), Souraja (Palu), dan Tari Ende dari Poso. 

Rachman menyarankan pemerintah kabupaten melibatkan kalangan perguruan tinggi untuk membuat dokumen kajian terhadap karya budaya daerah.

”Hal ini penting sebagai informasi kepada masyarakat tentang keberadaan karya budaya itu,” katanya.

Dia menambahkan, selain penetapan WBTB pemerintah pusat juga diharapkan adanya kegiatan pelestarian terhadap karya budaya yang telah ditetapkan sebagai WBTB.

Reporter: Syahril Hantono
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas