Home Ekonomi

Pegadaian Ajak Masyarakat Investasi Emas

Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Palu, Dul Trisno dalam kegiatan media gathering yang bertempat di cafe The Gade Coffee & Gold Jalan Samratulangi, Kota Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Pataruddin)

Palu, Metrosulawesi.id – Di masa pandemi covid 19, kondisi ekonomi saat ini mengalami penurunan cukup drastis. Namun, hal itu tidak membuat PT Pegadaian Persero gentar dalam mengajak masyarakat untuk berinvestasi tabungan emas.

Pasalnya, perhiasan emas merupakan barang yang bernilai tinggi ketika terjadi krisis ekonomi. Tren kenaikan harga emas yang positif ini layak untuk dimanfaatkan masyarakat yang berencana melakukan investasi jangka panjang.

Demikian disampaikan Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Palu, Dul Trisno dalam kegiatan media gathering yang bertempat di cafe The Gade Coffee & Gold Jalan Samratulangi, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sabtu (24/10/2020).

Ia menjelaskan emas menjadi salah satu alternatif investasi yang aman dan mudah dijangkau masyarakat. Dirinya juga mengatakan investasi emas tidak akan tergerus oleh inflasi. Selain itu, pihaknya telah menyiapkan sistem kredit bagi masyarakat bila ingin berinvestasi emas.

“Jadi, jangan tunda-tunda lagi, langsung melakukan investasi emas di Pegadaian dengan cicilan juga bisa. Masyarakat tidak perlu khawatir, emas yang ada di pegadaian adalah emas-emas berkualitas dan mempunyai sertifikat dari lembaga sertifikasi internasional,” jelasnya.

Pihaknya juga mengimbau agar nasabah untuk dapat memanfaatkan layanan aplikasi Pegadaian Digital. Hal ini dilakukan guna mencegah masyarakat bertransaksi langsung di gerai untuk menghindari penularan infeksi virus Corona atau Covid-19.

“Aplikasi Pegadaian Digital sudah membuat transaksi lebih mudah dan cukup dalam genggaman smartphone saja. Intinya, kami akan terus tingkatkan sistem layanan penjualan emas secara online,” ucapnya.

Menurutnya, hampir semua negara di dunia ini memiliki cadangan devisa emas. Kemudian, ditambah lagi dengan kebutuhan industri elektronik juga telah menggunakan cip yang terbuat dari emas logam mulia.

“Dibandingkan 2013 – 2014 mengalami tren penurunan. Tetapi, tahun ini memang dirasakan lonjakan harga emas naiknya luar biasa. Kalau nanti pandemi berakhir, kami yakin turunnya tidak terlalu besar,” ujarnya.

Ia menambahkan, nasabah saat ini sangat diuntungkan di masa pandemi covid 19 dengan bisa meminta tambahan pinjaman di Pegadaian. Ia berharap kepada masyarakat yang mempunyai perhiasan emas agar jangan sampai dijual.

“Cukup gadai saja di Pegadaian, karena jika kita jual otomatis bila dibeli kembali harganya tidak sesuai dengan jumlah gram yang sama. Apalagi rata-rata emas punya nilai sejarah dengan yang menggadaikan,” ujarnya menambahkan.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas