Home Politik

Samsuri-Toni Prioritaskan Bangun Desa

28
Calon bupati Poso, Samsuri melaksanakan kampanye di daerah Pamona, mulai dari Pendolo sampai Mayoa.(Foto: Istimewa)

Poso, Metrosulawesi.id – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Poso dari jalur perseorangan Samsuri-Toni Sowolino melakukan blusukan dari desa ke desa terpencil di Kabupaten Poso.

Pekan ini, keduanya menyambangi warga di beberapa desa di daerah Pamona, dari Pendolo hingga Mayoa. Dalam pertemuan bersama warga, Paslon dengan tagline SAMSON ini tetap mengedepankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Seluruh warga desa menyambut hangat setiap kedatangan Samsuri-Toni. Mereka mengaku sangat senang didatangi calon pemimpin mereka. Sebab, jarang-jarang ada kandidat yang mau mendengar aspirasi dan keluhan masyarakat desa. Bahkan sampai bermalam dirumah warga di desa. Bahkan warga selalu antusias mengikuti pertemuan bersama Samsuri-Toni dari pagi, siang hingga malam hari.

“Kami terharu saat bertemu pak Samsuri dan Toni, mereka berdua sangat bersahaja, sederhana, berbaur dengan warga tak ada jarak, tak pernah menjelekan orang lain, kami nyatakan dukungan pada mereka berdua Samsuri-Toni,” ucap warga desa Mayoa.

Dalam tatap muka bersama warga desa, Samsuri memaparkan visi-misinya bila terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Poso periode 2021-2024. Samsuri mengatakan program kesejahteraan dan pembangunan dari desa akan menjadi prioritasnya.

Menurutnya desa adalah urat nadi perekonomian rakyat. Dari desa banyak hasil pertanian, peternakan, perkebunan yang bisa mengangkat ekonomi dan kesejahteraan warga.

Namun selama ini infrastruktur untuk memudahkan akses perekonomian di desa masih kurang mendapat perhatian. Seperti jalan kantung produksi, air bersih, bantuan ekonomi masyarakat desa. Hal itulah yang membuat banyak masyarakat desa masih terhinpit kemiskinan.

Olehnya, bila Samsuri-Toni terpilih akan menjadikan kuat maju, kuat ekonominya dan sejahtera rakyatnya. Sebab, jika masyarakat desa sejahtera maka akan secara langsung juga akan menopang perekononian masyarakat perkotaan.

Reporter: Saiful Sulayapi

Ayo tulis komentar cerdas