Home Palu

Kelurahan Dilibatkan Pendataan Penerima Banpres

22
PIMPIN RAPAT - Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi,dan UMKM Kota Palu, Setyo Susanto, saat memimpinrapat koordinasi penyaluran dana stimulus Covid-19 bantuan Presiden RI dengan lurah se-Kota Palu di Ruang Rapat Kantor Dinas Tenaga Kerja, Koperasi,dan UMKM Kota Palu, Senin, 20 Oktober 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Yusuf. Bj)

Palu,  Metrosulawesi.id – Dinas Tenaga Kerja, Koperasi,dan UMKM Kota Palu menggelar Rapat  Koordinasi penyaluran dana stimulus Covid-19 bantuan Presiden RI dengan lurah se-Kota Palu di Ruang Rapat Kantor Dinas Tenaga Kerja, Koperasi,dan UMKM Kota Palu, Selasa, 20 Oktober 2020. Rakor ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi,dan UMKM Kota Palu,  Setyo Susanto.

Dalam kesempatan itu,  Setyo mengungkapkan, pihaknya  saat ini akan melakukan penginputan data penerima Banpres tahap 2.

“Kenapa kami mengundang para Lurah pada hari ini karena untuk membantu Dinas UMKM untuk melakukan pendataan penerima Banpres tahap 2. Saat ini kuota Banpres tinggal 2,9 juta untuk seluruh Indonesia. Oleh karena itu kami  ingin adanya percepatan input data penerima Banpres tahap 2 ini, dengan bantuan pihak kelurahan,”  kata Setyo.

Dia mengungkapkan, penginputan data penerima Banpres diperpanjang hingga akhir November. “Cara penginputan data ini yakni  data yang  masuk kami pindahkan dulu ke program excel kemudian kami masukan  ke dalam Sistem Informasi Kredit Program atau SIKP,” jelasnya.

“Nah, kami mengundang Lurah hari ini agar pendataan warganya dilakukan melalui program excel, agar kami langsung melakukan penginputan data. Jika sebelumnya data mentah warga yang masuk ke kami, lalu data itu kami pindahkan ke program excel lalu di input di SIKP, ini memakan waktu,  kami ingin ada percepatan, karena kuota yang  disediakan pemerintah  pusat tinggal sedikit. Jadi  untuk pindahkan data ke excel dilakukan kelurahan, penginputan ke SIKP dilakukan pihak dinas,” jelasnya lagi.

Selanjutnya, Kadis Setyo mengungkapkan, yang berhak menjadi penerima Banpres Produktif ini adalah warga yang belum sama sekali pernah mendapat bantuan stimulus lainnya, seperti PKH.

“Jika warga bersangkutan tetap  memasukkan datanya maka  secara otomatis sistem akan menolak. Karena sistem langsung melihat NIK bersangkutan,apakah NIK itu pernah atau tidak menerima  dana stimulus bantuan sosial dari pemerintah,” katanya.

“Nomor telepon yang  dimasukkan warga ke formulir  pendataan juga harus ada dan tidak bisa diagnti-ganti, karena pemberitahuan warga itu menerima melalui ponselnya. Tidak bisa juga satu nomor dimasukkan  dalam data itu tapi dimiliki oleh dua orang atau lebih, ini juga pasti datanya akan dikembalikan atau terblokir,” katanya.

Setyo menambahkan, untuk pendataan tahap 2 ini warga melakukan pendaftaran di kelurahan masing-masing.

“Syaratnya NIK, foto produk, dan Surat Keterangan Usaha. Kami juga akan memberikan kepada pihak kelurahan kriteria-kriteria penerima Banpres  Produktif ini, bisa  ditempel di depan kantor kelurahan masing-masing agar warga mengetahuinya,”  katanya.

Setyo menambahkan, bahwa cair dan tidaknya Banpres ini adalah kewenangan pusat. 

“Jadi pihak daerah hanya punya kewenangan melakukan penginputan data penerima  Banpres Produktif ini. Untuk  pencairannya pusat yang menentukan melalui bank  yang ditunjuk,” katanya.

Diketahui, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi,dan UMKM Kota Palu telah menginput data 19.193 jiwa  penerima Banpres Produktif.

Reporter: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas