Home Palu

Maba Untad Pelaku Bully Disanksi Skorsing

23
Abd Kadir Patta. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Komisi Disiplin Universitas Tadulako (Komdis Untad) akhirnya mengeluarkan rekomendasi sanksi terhadap 20 mahasiswa baru (maba) angkatan 2020 pelaku bully atau perundungan. Ketua Komdis Untad, Drs Abd Kadir Patta M.Si, mengungkapkan rekomendasi sanksi telah diberikan kepada Rektor Untad, Prof Dr Mahfudz MP, pekan lalu.

“Ada sekitar 20 orang yang kami periksa, semua tergantung pak Rektor, karena rekomendasi sudah kami serahkan,” ungkap Kadir, Senin, 19 Oktober 2020.

Rekomendasi yang dikeluarkan setelah melalui proses mendengar keterangan maba pelaku bully. Masing-masing maba sudah diberikan kesempatan menyampaikan keterangan atas tindakan yang tak layak untuk dicontoh itu.

Rektor Untad, melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr Sagaf, membenarkan rekomendasi telah dikeluarkan Komdis. Komdis Untad dikatakan mengeluarkan rekomendasi sanksi skorsing kepada maba pelaku bully. Namun jangka waktu skorsing belum ditetapkan karena masih menunggu keputusan akhir oleh Rektor Untad.

“Secara rinci belum saya tahu karena rekomendasi yang dikeluarkan Komdis cukup tebal, sementara kami ringkas,” ujar Sagaf kepada Metrosulawesi, Senin, 19 Oktober.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Untad, Dr Sagaf. (Foto: Ist)

Dia mengatakan sanksi yang direkomendasikan Komdis berdasarkan aturan peraturan akademik dan etika yang berlaku di Untad. Rektor Prof Mahfudz disebut menugaskan Sagaf untuk mengkaji rekomendasi dari Komdis.

“Kami disuruh pak Rektor untuk meringkas rekomendasi yang dari Komdis, sementara kami telaah. Setelahnya kami akan berikan ringkasannya ke pak Rektor untuk keputusan akhir,” ucap Sagaf.

Sagaf menarget ringkasan rekomendasi dari Komdis Untad tuntas diselesaikan dalam pekan ini. Menurutnya, setiap keputusan, sanksi atau tindakan yang diberikan universitas bertujuan untuk menjadi proses pembelajaran bagi mahasiswa.

“Kami bertanggung jawab dalam pembinaan mereka (mahasiswa) biar menjadi proses pembelajaran,” tandasnya.

Sebagaimana telah diberitakan, sejumlah maba angkatan 2020 Untad melakukan bully atau perundungan di kolom komentar akun Youtube Universitas Tadulako saat pembukaan PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) secara live streaming pada Senin, 21 September 2020.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas