Home Hukum & Kriminal

Dugaan Korupsi Dana Desa Sinei Ditangani Kejati Sulteng

33
BERI KETERANGAN - Asisten pidana khusus Kejati Sulteng, Edward Malau (tengah), Aswas Kejati, Teuku Muzafar (kiri) dan Kasipenkum Humas Kejati, Inti Astutik saat konferensi pers di aula Baharuddin lopa Kejati Sulteng, Jum'at (16/10). (Foto: Istimewa)
  • Terkait  Pembukaan Jalan ke Hutan Mangrove Menuju Pantai Mosing

Palu, Metrosulawesi.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulteng saat ini tengan menangani kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait penggunaan dan pengelolaan Dana Desa  (DD) di Desa Sinei, Kabupaten Parigi Moutong.  Khusunya, kasus dugaan korupsi yang lebih pada hal penggunaan DD untuk pembukaan jalan ke hutan mangrove menuju Pantai Wisata Mosing, Desa Sinei.

Penyidik Kejati Sulteng, telah meningkatkan atau menaikan status penanganan kasus itu, dari penyelidikan ke penyidikan.

“Setelah kurang lebih 1 bulan tim mengumpulkan fakta-fakta, tim telah menemukan perbuatan melawan hukum, sehingga kasusnya dinaikkan statusnya ke penyidikan,” kata Asisten Pidana Khusus Edward Malau SH MH, saat konferensi pers di Aula Baharuddin Lopa Kejati Sulteng, Jumat, 16 Oktober 2020.

Ia menyebutkan, karena di penyidikan ini untuk mencari, adanya perbuatan melawan hukum. Perbuatan melawan hukum ini, ditemukan dana desa yang tidak tepat penggunaannya/peruntukannya.

“Ada sekitar 5 desa menggunakan dana desanya untuk pembuatan jalan umum ke hutan mangrove menuju Pantai Wisata Mosing. Ini sudah menyalahi,” katanya.

Ia menambahkan, atas kasus dugaan korupsi dana desa ini pihaknya telah memeriksa kepala desa dan pihak-pihak terkait lainnya.

“Dari merekalah diperoleh keterangan adanya perbuatan melawan hukum, untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab, ” pungkasnya.

Reporter: Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas