Home Ekonomi

OJK Sulteng Terus Dorong Literasi Keuangan

13
Kegiatan yang diselenggarakan oleh OJK Sulteng bekerjasama dengan Bank Sulteng dan Pondok Pesantren Al-Khairat Kota Palu, dalam hal memberikan edukasi terkait bulan inklusi keuangan 2020. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Survei Nasional Literasi Keuangan pada tahun 2019 memperlihatkan literasi keuangan syariah masih sebesar 8,93%. Hal ini mendorong Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Tengah (OJK) Sulteng) terus mengedukasi masyarakat, terutama di masa pandemi Covid-19.

Deputi Direktur Edukasi OJK, Jalius, dalam webinar Edukasi Keuangan Syariah bagi Santri dan Guru Pondok Pesantren Al-Khairaat, Kota Palu, Kamis, 15 Oktober 2020.

Dalam sambutannya, Jalius menyampaikan bahwa dengan diadakannya kegiatan webinar edukasi keuangan syariah dapat meningkatkan tingkat literasi keuangan syariah masyarakat.

“Kegiatan webinar edukasi keuangan syariah secara rutin kami laksanakan dengan tujuan agar dapat meningkatkan literasi keuangan syariah yang berdasarkan Survei Nasional Literasi Keuangan pada tahun 2019 masih sebesar 8,93%,” paparnya.

Kegiatan edukasi keuangan dan pembukaan rekening pelajar bagi Santri Al-Khairat adalah salah satu bentuk dukungan OJK Sulteng terhadap inisiatif program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) yang telah dicanangkan sebelumnya oleh Presiden Joko Widodo.

Dengan adanya kegiatan edukasi keuangan bagi Santri ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah rekening Simpanan Pelajar (Simpel), terwujudnya santri yang “melek keuangan” serta meningkatkan budaya menabung sejak dini.

Habib Abdulrahman Al-Jufri, Kepala Operasional Pondok Pesantren Alkhairaat mengapresiasi kepada OJK atas penyelenggaraan acara webinar dan kepada Bank Sulteng atas pembukaan rekening tabungan simpanan pelajar dengan total sebesar Rp10 juta kepada 100 Santri.

Disamping itu, Habib Abdulrahman Al-Jufri mengungkapkan OJK juga memberikan voucher pulsa sebesar Rp100 ribu kepada seluruh Santri maupun Guru yang hadir agar bisa dimanfaatkan untuk belajar secara daring selama masa pandemi.

Habib Abdulrahman Al-Jufri mengungkapkan OJK juga memberikan voucher pulsa sebesar Rp100 ribu kepada seluruh Santri maupun Guru yang hadir agar bisa dimanfaatkan untuk belajar secara daring selama masa pandemi.

Webinar dihadiri oleh 300 peserta secara daring dan 50 orang secara tatap muka langsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang bertempat di pondok pesantren putra Al-Khairat Kota Palu. (**/fik)

Ayo tulis komentar cerdas