Home Palu

Pasien Covid Coba Kabur Dua Kali

13
dr Nirwansyah Parampasi. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Direktur RSUD Madani, dr Nirwansyah Parampasi, mengungkapkan pasien inisial M, dengan gejala terpapar virus corona (covid-19) yang mencoba kabur telah kembali masuk ke ruangan isolasi. Pasien berjenis kelamin laki-laki itu mencoba kabur dengan melompat tembok pagar RSUD Madani.

“Sudah kami bujuk dan bersedia masuk kembali ke ruang isolasi. Dia mencoba kabur dua kali, saya sendiri yang kejar,” ungkap Nirwansyah kepada Metrosulawesi, Kamis, 15 Oktober 2020.

Dia menerangkan M mencoba kabur saat luput dari pemantauan perawat pada subuh Kamis, 15 Oktober. M sendiri merupakan rujukan dari Puskesmas Lembasada Donggala, yang baru dua hari di RSUD Madani.

“Dia masuk kemarin (Rabu, 14 Oktober), dengan gejala sakit ulu hati dan demam setelah hasil pemeriksaan rapid-nya reaktif di Puskesmas Lembasada. M ditempatkan dengan dua pasien lainnya dijaga satu perawat. Saat perawat kami fokus kepada salah satu pasien yang membutuhkan perhatian khusus, M ambil kesempatan lari,” terang Nirwansyah.

Kepada Nirwansyah, M mengaku mencoba kabur karena ingin pulang ke rumah bertemu keluarga. Nirwansyah mengatakan M menjalani swab test setelah masuk kembali ke ruang perawatan.

Belum diketahui pasti ia positif terpapar covid karena masih menunggu hasil pemeriksaan swab PCR. Saat ini, M ditempatkan di ruangan khusus dengan penjagaan ketat sambil menunggu hasil swab keluar.

“Dia sekarang kami tempatkan di ruangan tersendiri agar bisa diawasi secara ketat,” ucapnya.

Nirwansyah menambahkan pasca RSUD Madani ditetapkan sebagai rumah sakit pusat penanganan pasien covid, pasien hampir setiap hari bertambah. Saat ini sedikitnya sekitar 48 orang menjalani perawatan di RSUD milik Pemprov Sulteng itu. Pasien dirawat puluhan perawat dan sejumlah dokter umum/spesialis.

“Jadi setelah RSUD Madani ditetapkan pusat rujukan pasien covid, secara otomatis perawat dan dokter di sini menjadi petugas penanganan corona. Tapi kami masih tetap melayani pasien jiwa karena hanya RSUD Madani yang melayani,” pungkas Nirwansyah.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas