Home Sulteng

JR Akan Pasang 14 Rambu Lalu Lintas

10
BERSIH-BERSIH - Kegiatan bersih-bersih rambu lalu lintas yang dilakukan petugas Jasa raharja Cabang Sulteng dalam menyambut HUT RI ke-74, Kamis, 8 Agustus 2019. (Foto: Ist

Palu, Metrosulawesi.id – PT Jasa Raharja Cabang Sulteng akan memasang sekitar 14 rambu lalu lintas dalam waktu dekat ini. Kepala Cabang Jasa Raharja Sulteng melalui Kanit Operasional dan Humas, Alwin Bahar, mengungkapkan saat ini rambu lalu lintas tersebut sedang dalam pengadaan.

“Pengadaannya di Sulteng, yang buat orang lokal, sekaligus untuk membantu usaha mereka. Anggaran pengadaannya masuk tahun 2020, jadi harus terpasang sebelum akhir tahun,” ungkapnya, Rabu, 14 Oktober 2020.

Alwin mengatakan rambu yang akan dipasang nantinya bertuliskan imbauan untuk berhati-hati berkendara seperti waspada titik rawan kecelakaan, ajakan tertib berlalu lintas, dan lainnya. Hal ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan BUMN itu dalam menekan angka lakalantas di Sulteng.

Prioritas titik pemasangan rambu menyasar sejumlah kabupaten diantaranya Banggai, Parigi Moutong, dan Morowali Utara. Wilayah tersebut dalam catatan Jasa Raharja masuk penyumbang terbesar kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

“Prioritas kami di kabupaten-kabupaten, karena di Kota Palu sudah banyak kami pasang,” ucap Alwin.

Jasa Raharja mengharapkan dengan pemasangan rambu lalu lintas bisa meminimasilir kasus lakalantas. Diyakini lakalantas memang sulit untuk zero tapi bisa diminimalisir dengan tertib berlalu lintas dan selalu berhati-hati saat berkandara.

“Kami juga mengharapkan rambu-rambu yang terpasang harus dijaga bersama, jangan sampai dirusak,” ujarnya.

Sebelumnya, Jasa Raharja Cabang Sulteng melalui Alwin kembali mengingatkan masyarakat agar menaati rambu-rambu lalu lintas. Tujuannya untuk meminimalisir/menekan kecelakaan dalam berlalu lintas.

“Kita ingatkan masyarakat harus tetap patuh dan menaati rambu-rambu lalu lintas,” ucap Alwin, Rabu, 16 September 2020.

Dia mengatakan masa pandemi virus corona (Covid-19) saat ini, laporan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) setiap hari masih diterima. Semakin miris, korban lakalantas masih didominasi usia produktif (muda).

“Kami mencatat korban lakalantas di Sulawesi Tengah didominasi usia muda, ini harus menjadi perhatian bersama,” tandas Alwin.

Reporter: Michael Simanjuntak

Ayo tulis komentar cerdas