Home Ekonomi

Ciptakan Bank Syariah Modern dan Inovasi Global

13
DARI KIRI KE KANAN - Muhammad Arif Gunawan, Moh Wahyudi dan Sugeng Supriyanto. (Foto: Dok. Metrosulawesi/ Fikri Alihana)
  • Merger Tga Bank Syariah

Palu, Metrosulawesi.id – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk telah menandatangani Conditional Merger Agreement (CMA) bersama PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah, di Jakarta, belum lama ini. Lalu bagaimana ketiga cabang bank tersebut di daerah ini menyikapinya?

“Mandiri Syariah menyatakan kesiapannya bersinergi untuk menciptakan bank syariah yang modern dan inovatif berskala global,” ujar Area Manager Mandiri Syariah Palu, Muhammad Arif Gunawan kepada Metrosulawesi melalui pesan Whatsapp, Kamis (15/10/2020).

Menurut Arif, penggabungan ketiga bank syariah milik Himbara ini bertujuan agar Indonesia yang merupakan negara berpopulasi umat muslim terbesar di dunia mampu memiliki bank syariah terbesar di Tanah Air yang berskala global.

Selain itu, lanjut Arif, penggabungan ini diharapkan semakin meningkatkan potensi ekonomi dan keuangan syariah yang sedang tumbuh positif meski di tengah pandemi. Ia mengungkapkan secara umum perbankan syariah berpotensi tumbuh dan berkembang ditengah tantangan ekonomi makro dan industri keuangan akibat pandemi.

“Peluang pertumbuhan ini tercermin dari terjaganya kinerja positif industri perbankan syariah, khususnya Mandiri Syariah, sejak beberapa tahun terakhir,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Branch Manager PT BNI Syariah Cabang Palu, Sugeng Supriyanto. Baginya, hal ini tidak menjadi masalah karena kebijakan tersebut dilakukan untuk pengembangan di sektor syariah. Oleh sebab itu, kata dia, selama masih bermanfaat bagi perekonomian tetap harus terus memberi dukungan terhadap pemerintah.

“Tiga bank syariah ini merupakan anak perusahaan dari perbankan BUMN yang notabene milik pemerintah. Dan keputusan itu tidak jadi masalah buat kita. Intinya ikut saja apa yang menjadi keputusan,” jelasnya, Kamis (15/10/2020).

Terkait penggabungan tiga perbankan syariah Himbara, ia menyebutkan BNI Syariah saat ini juga telah bersiap dari sisi financial hingga SDM. Apalagi, menurutnya dengan adanya kesepakatan melalui penandatanganan tersebut otomatis akan menunjukan kinerja keuangan perbankan syariah yang lebih kokoh dan kuat dalam mengahadapi tantangan secara global.

“Untuk modal, SDM, pembiayaan, dan kredit macet itu akan dijadikan satu, tergantung integrasi sistem. Kita lihat saja kedepan seperti apa karena ini masih dalam tahap proses. Untuk sementara berjalan masing-masing sesuai dengan program, sambil menunggu keputusan dari kantor pusat,” katanya.

Begitupula Manager Operasional PT BRI Syariah Cabang Palu, Moh Wahyudi. Ia mengatakan dukungan terhadap penggabungan tersebut terus diberikan. Di mana tujuan utama adalah untuk membesarkan perbankan syariah di Indonesia.

“Kalau tingkat daerah kita lagi menunggu arahan dari kantor pusat terkait hal itu. Semua akan diatur mulai pembiayaan, SDM, modal hingga kredit macet. Karena ini masih tahap awal dan kita berharap agar segera terlaksana merger tiga bank syariah,” ujarnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas