Home Sulteng

JR Sulteng Bayar Santunan Duka Tak Sampai Sehari

32
PENDATAAN - Petugas PT Jasa Raharja Sulteng di wilayah Parimo, Muhammad Afif, melakukan pendataan terhadap korban dan ahli waris untuk pemberian santunan duka. (Foto: Dok. JR)

Palu, Metrosulawesi.id – PT Jasa Raharja (JR) Sulteng kembali membayarkan santunan duka bagi korban Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) meninggal dunia. Korban atas nama Maman Firmansyah (38) meninggal dunia akibat lakalantas di jalur dua Desa Pombalowo Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), pada Minggu, 11 Oktober 2020, sekitar pukul 11.50 WITA.

Diketahui, Maman yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Soul warna silver bergerak dari timur kebarat (dari jalan desa menuju jalur dua). Pada saat tiba di jalur dua Desa Pombalowo, Maman berbelok merubah arah menuju utara dan seketika ditabrak oleh kendaraan mobil sedan Proton Saga DN 1017 VW yang dikemudikan Gazali Syafel (48).

Mobil sedan yang dikemudikan Gazali bergerak dengan kecepatan tinggi dari selatan ke utara sehingga mengakibatkan sepeda motor yang dikendarai Maman terjatuh dan mengalami luka-luka sempat mendapatkan perawatan di RSUD Anuntaloko Parimo.

Mengetahui adanya peristiwa lakalantas, petugas PT Jasa Raharja Sulteng di wilayah Parimo, Muhammad Afif, langsung melakukan pendataan terhadap korban dan ahli waris untuk pemberian santunan duka. Dilaporkan, Maman meninggal satu hari setelah peristiwa naas tersebut, tepatnya pada Senin, 12 Oktober 2020.

Kepala Cabang Jasa Raharja Sulteng melalui Kanit Operasional dan Humas, Alwin Bahar, mengungkapkan tak sampai sehari pihaknya tuntas membayarkan santunan duka kepada ahli waris Maman, yakni anaknya atas nama Nurul Puand Amanda Darise.

“Santunan duka sebesar Rp50 juta sudah kami bayarkan kepada ahli waris hanya hitungan jam setelah pendataan selesai,” ungkap Alwin, Selasa, 13 Oktober 2020.

Santunan dibayarkan melalui transfer bank salah satu BUMN kepada rekening ahli waris selaku penerima. Alwin mengaku prihatin atas peristiwa lakalantas yang masih harus menjadi perhatian semua pihak. Jasa Raharja mengharapkan masyarakat Sulawesi Tengah harus lebih hati-hati dalam berlalu lintas.

Sebagaimana diketahui, Jasa Raharja selaku instansi yang diberikan amanat untuk penjaminan korban kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan umum yang dijamin Undang-Undang (UU) Nomor 33 dan UU Nomor 34 Tahun 1964.

Reporter: Michael Simanjuntak

Ayo tulis komentar cerdas