Home Palu

PJJ Perlu Kontrol Orang Tua

18
Arief. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala SMP Negeri 6 Palu, Arief, mengharapkan, bantuan kuota internet untuk keperluan belajar peserta didik dan keperluan mengajar guru segera disalurkan. Sebab hal tersebut menurutnya sangat menunjang efektivitas keberlangsungan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring.

“Bantuan pemerintah ini sangat membantu dalam pelaksanaan PJJ secara daring, namun untuk saat ini bantuan itu belum merata karena bertahap diberikan, yang sudah terverifikasi nomor ponselnya baru sekitar 450 siswa dari jumlah total keseluruhan siswa sebanyak 652 peserta didik, olehnya itu kita terus berusaha memperbarui data agar semua mendapatkan,” kata Arief, di ruang kerjanya, belum lama ini.

Menurut Arief, kendalanya sampai belum terverifikasi karena mungkin peserta didik itu menggunakan ponsel orangtuanya atau kakaknya.

“Selain siswa sebagian guru juga telah mendapatkan bantuan kuota internet gratis itu, tercatat, dari 54 Guru sudah ada  yang telah mengakses bantuan tersebut. Namun, masih ada juga yang belum terverifikasi,” ungkapnya.

Arief mengatakan, PJJ yang dilaksanakan di SMPN 6 Palu  saat ini dilakukan dengan dua opsi, ada luring dan daring. Hal itu dilakukan karena sebagian peserta didik mereka tidak memiliki fasilitas belajar.

“Kami mengakui bahwa metode pembelajaran yang diterapkan di masa pandemi ini sangat banyak kendala. Bahkan, setiap peserta didik memiliki kendala tersendiri, untuk itu kami berharap orangtua lebih peduli terhadap proses belajar anaknya,” ujarnya.

Kata Arief, kendala PJJ saat ini sangat banyak, kasusnya tiap hari berbeda-beda, salah satunya kendala fasilitas.

“Hari ini ada fasilitas besoknya tidak ada, pulsa data juga begitu, dan mungkin juga kontrol orang tua kurang, sehingga ada anak yang sudah tidak melaksanakan pembelajaran dan tidak mengerjakan tugas, untuk itu kita berharap orangtua tetap memperhatikan belajar anaknya,” katanya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas