Home Palu

Covid Kembali Merebak, Wisuda Untad Ditunda

18
Samsumarlin. (Foto: Dok)
  • Samsumarlin: Pendaftar Sudah 826 Orang

Palu, Metrosulawesi.id – Universitas Tadulako (Untad) memutuskan menunda pelaksanaan wisuda angkatan 102 dampak kembali merebaknya pandemi virus corona (covid-19) di Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu. Hal ini diungkapkan Plt Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan Untad, Drs Samsumarlin M.Si, Jumat, 9 Oktober 2020.

“Kami masih belum bisa pastikan kapan pelaksanaan wisuda angkatan 102, karena Kota Palu kembali zona merah. Pemerintah juga masih membatasi kegiatan yang sifatnya mengumpulkan banyak orang,” ungkapnya.

Samsumarlin mengatakan pimpinan Untad terus memantau perkembangan panyebaran pandemi covid-19. Saat ini, pendaftaran wisuda angkatan 102 masih dibuka sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Jumlah pendaftar wisuda angkatan 102 sampai saat ini sudah sekitar 826 orang,” ujar Samsumarlin.

Untad dikatakan berharap pelaksanaan wisuda angkatan 102 bisa kembali secara konvensional. Namun untuk opsi tersebut harus benar-benar memperhatikan perkembangan virus corona.

Namun demikian, jika kondisi tetap belum mendukung, wisuda terpaksa harus dilaksanakan secara virtual dalam jaringan (online). Wisuda online Untad pertama kali dilaksanakan pada Juni lalu.

Wisuda online angkatan 101 Untad itu digelar dari Halaman Rektorat Universitas Tadulako, tepatnya pada Kamis, 18 Juni 2020. Para wisudawan yang terdaftar 1.611 orang hanya bisa menyaksikan live streaming via channel youtube Universitas Tadulako.

Demikian pula para anggota Senat Untad dan dekan-dekan yang biasanya hadir langsung, namun kali ini menyaksikan lewat aplikasi zoom. Semua ini dilakukan untuk memutus matarantai virus corona (covid-19).

Meski sempat diguyur hujan, pelaksanaan wisuda online saat itu tetap berlangsung khidmat. Untuk rangkaian acara wisuda sendiri tidak berbeda jauh dengan pelaksanaan seperti biasanya. Yang membedakan pemindahan tali toga dilakukan secara simbolis diwakili satu orang wisudawan laki-laki dan satu orang wisudawan perempuan. Sementara wisudawan lainnya, foto yang ada ditampilkan dimonitor.

“Momen wisuda kali ini memberikan nuansa yang berbeda, terutama terhadap metode pelaksanaannya, yang dilakukan secara daring dan secara fisik kita tidak dapat berinterkasi langsung,” ujar Rektor Untad, Prof Dr Mahfudz, melalui pesan almamater.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas