Home Ekonomi

Tingkatkan Pendapatan Negara, Bea Cukai Tekan Produk Berpita Palsu

12
Kepala Kantor Pengawasan & Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Pantoloan Alimuddin Lisaw memperlihatkan salah satu produk bercukai palsu dan disita untuk dimusnahkan. (Foto: Metrosulawesi/ Pataruddin)

Palu, Metrosulawesi.id – Sebagai salah satu institusi strategis di lingkungan Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memiliki tugas dan fungsi sebagai revenue collector atau pengumpul penerimaan Negara di bidang Cukai untuk biaya pembangunan, belanja pegawai serta kesejahteraan.

“Dalam perannya sebagai Revenue Collector atas produk Barang Kena Cukai (BKC), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai ditargetkan oleh negara untuk mengumpulkan penerimaan dari cukai senilai Rp172,9 triliun sepanjang tahun 2020,” kata Setiawan, Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea & Cukai Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtara), Rabu, 7 Oktober 2020.

Menurut Setiawan, untuk tahun 2019 realisasi penerimaan cukai senilai Rp172,3 triliun melebihi target yang ditetapkan dalam APBN tahun 2019 senilai Rp165,5 triliun

Salah satu upaya meningkatkan pendapatan negara dari pita cukai adalah menekan masuknya produk yang berpita cukai palsu.

Sebelumnya, Bea Cukai memusnahkan ratusan ribu batang rokok ilegal berpita cukai palsu, ratusan botol minuman berpita palsu serta produk tembakau juga berpita palsu.

Kerugian negara mencapai Rp281 juta lebih dari 35 kali aksi penindakan tim Bea Cukai di berbagai wilayah di daerah ini.

Reporter: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas