Home Nasional

Mahasiswa Untad Kembali Juara Nasional

56
FOTO BERSAMA - Rektor Prof Mahfudz (empat dari kanan) didampingi Warek Bidang Kemahasiswaan, Dr Sagaf (tiga dari kanan) dan jajaran foto bersama tiga mahasiswa juara KDMI usai penyerahan reward berupa pengurangan UKT di Lantai I Rektorat Universitas Tadulako, Rabu, 7 Oktober 2020. (Foto: Dok Humas Untad)

Palu, Metrosulawesi.id – Universitas Tadulako (Untad) kian dikenal luas dengan berbagai prestasi. Itu karena baru-baru ini, tiga mahasiswa Untad kembali meraih juara debat tingkat nasional. Tiga orang mahasiswa tersebut masing-masing adalah Oval Pratama (Fakultas Hukum), Syalzhabillah (Fakultas Pertanian), dan Reza Anugrah (Fakultas Pertanian).

Oval, Syalzhabillah, dan Reza berhasil juara tiga Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) Tahun 2020 di tingkat nasional. KDMI dilaksanakan oleh Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, mulai 30 September hingga 4 Oktober 2020.

Dimana sebelumnya, pada ajang Lomba NUDC tanggal 25-29 September 2020 , diwakili oleh Diah Annisa Aprilia dan Carlitos Imanuel juga telah berhasil meraih juara tiga di tingkat nasional.

Atas prestasi itu, Rektor Untad, Prof.Dr. Ir. Mahfudz MP, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada mahasiswanya tersebut, juga kepada Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, dekan, dan juga kepada para pembina mahasiswa itu.

Menurut Prof Mahfudz, keberhasilan itu tidak datang begitu saja, sebab disamping adanya potensi bawaan dari mahasiswa itu secara pribadi, juga tentu diawali dari proses, mulai dari kepedulian dari warek kemahasiawaan hingga karena adanya rekrutmen hingga pembinaan oleh para pembina.

 “Prestasi ini adalah hasil kerja bersama dan patut mendapatkan apresiasi. Saya mengucapkan  terima kasih kepada semua pihak yang terlibat,” ujar Prof Mahfudz di Lantai I Rektorat Untad, Rabu, 7 Oktober 2020.

Prof Mahfudz mengatakan dari awal saat mendengar tim Untad masuk final, dirinya sudah mengaku bangga, karena sebelumnya juga tim Lomba NUDC sudah mendahului juara tiga nasional. Dalam arti ini akan menambah koleksi juara nasional untuk Untad.

“Padahal masih banyak universitas yang besar, namun bisa kita kalahkan. Ini patut kita banggakan,” ucapnya.

Rektor berharap kepada para pembina yang sempat hadir, terdiri dari Yusri, S.Pd, M.Pd, Rajiman SE, Syarifah Aliyah Fitrisyam, SM, dan Khairul Bariyah, agar tidak berhenti melakukan pembinaan, begitu juga untuk warek kemahasiswaan agar terus melakukan perekrutan dan pembinaan kepada mahasiswa.

“Saya minta tidak lagi melakukan perekrutan disaat hanya ada lomba, karena ini juga bagian dari semangat kampus merdeka,” tutur Prof Mahfudz.

Sebagai bentuk apresiasi, ketiga mahasiswa itu mendapatkan reward berupa pemotongan UKT (uang kuliah tunggal). Diharapkan reward tersebut bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa yang lain untuk ikut berprestasi.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas