Home Inspirasi

Doa dan Dukungan Orang Tua Penyemangat di Lapangan

Husain Daeng Malinta (Husain DM). (Foto: Istimewa)
  • Husain DM, Gelandang Bertahan Handal Club Pestu Ampana

Laporan: Fachrurroziq

PULAU SULAWESI, menyimpan ratusan bakat pesepakbola muda berkualitas, tak terkecuali di Sulawesi Tengah. Di Sulteng, banyak anak-anak bermimpi untuk bisa membela tim kesayangannya  atau pun berhasrat masuk  dalam  skuad Timnas Indonesia. Hal inilah yag menjadi  pemicu pesepakbola muda berbakat asal Poso, Husain DM.

Bernama asli Husain Daeng Malinta, gelandang bertahan usia 20 tahun ini merupakan jebolan dari SSB Poso FC, yang saat ini juga masih menempuh perkuliahan di FKIP Universitas Tadulako.

Menariknya, Ia juga memiliki jejak sebagai pemain futsal saat masih duduk dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA), dan sempat menjuarai sebuah turnamen futsal.

Hebatnya, di  usia semuda itu, Husain telah merasakan tensi sengitnya Liga Indonesia Divisi 3, bahkan ia telah memulai petualangannya di Liga 3 sejak berusia 17 tahun bersama tim tanah kelahirannya, Poso FC pada 2016.

“Awal karir saya di dunia sepakbola adalah saat masih duduk di bangku SMA, masa SMA itu adalah masa yang sangat berdampak terhadap prestasi saya selama ini. Karena waktu itu, tiada hari tanpa sepakbola. Sore latihan sepakbola, malamnya saya main futsal. Itulah kebiasaan saya setiap hari, sampai saya lulus,” ungkap Husain saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Rabu, 7 Oktober 2020.

Husain mengatakan, futsal memberinya banyak pengetahuan soal sepakbola yang sangat membantunya menembus Liga Indonesia Divisi 3.

“Sejak SMA, memang sepakbola dan futsal merupakan aktifitas sehari-hari saya, Alhamdulillah juga pernah juara futsal Tahun 2017 di Delta FC waktu itu. Sekaligus mewakili Sulteng untuk putaran selanjutnya. Dan sempat sekali jadi top skor di Piala Hidayat Lamakarate,” lanjutnya.

Setelah kontraknya bersama Celebest FC telah berakhir pada musim lalu,  kini Husain tercatat sebagai salah satu pemain Club Pestu Ampana yang juga akan berlaga di Liga Indonesia Divisi 3 musim depan. Kualitas dan kemahirannya dalam mengolah si kulit bundar membuat Pelatih Pestu Ampana, Coach Wawan tertarik mendatangkannya.

“Tim Pestu Ampana sangat membutuhkan sosok pemain seperti Husain DM. Sebab karakter bermainnya yang terbilang langka. Husain DM punya visi bermain, ditunjang dengan teknik dasar bola yang bagus. Di samping itu, dia juga punya postur tubuh yang ideal sebagai petarung di lapangan tengah,” kata Wawan, saat di konfirmasi melalui ponselnya, Rabu, 7 Oktober 2020.

Husain yang terpilih untuk mewakili Kabupaten Poso di Porprov cabang Sepakbola pada 2019 lalu ini juga memiliki hasrat untuk dapat membela Timnas Indonesia suatu saat nanti, dan dapat mengharumkan daerah kelahirannya yaitu Poso, Sulawesi Tengah.

“Saya pasti ingin mengharumkan nama baik tempat lahir saya, dengan terus berlatih, mengasah skill individu dan kekompakan dengan teman-teman di tim, karena dengan sering latihan bersama, Insyaallah, kami bisa punya peluang untuk menjuarai Liga 3 nanti, dan semoga bisa promosi ke Liga 2,” tuturnya.

Yang membuat Husain selalu tampil dengan penuh semangat adalah doa dan dukungan langsung dari kedua orang tuanya.

“Alhamdulillah kedua orang tua saya, sejak kecil selalu mendukung saya dan selalu menonton langsung, pada saat ikut kompetisi,” ungkapnya.

Namun pandemi Covid-19 yang merebak di seluruh Indonesia yang mengakibatkan tertundanya penyelenggaraan Liga 3 musim 2020/2021 membuat segala rencana dan aktifitas Husain juga ikut tergangggu.

“Masa pandemi seperti sekarang ini, saya rasa, bisa mempengaruhi prestasi pemain juga, karena banyak pertandingan-pertandingan yang harus ditunda. Sedangkan prestasi sendiri, itu diukur melalui apa yang kita tampilkan pada pertandingan. Bahkan Linus Futsal pun ditiadakan pada tahun ini. Saya berharap pandemi ini dapat segera berakhir, karena percuma juga kalau kita terus latihan secara rutin, namun pertandingan yang sebenarnya juga tidak ada” ujarnya.

Husain juga berpesan kepada para pesepakbola muda generasi selanjutnya agar lebih mempersiapkan diri jauh-jauh hari.

“Mumpung masih ada waktu, manfaatkanlah untuk sering melatih diri, dengan bergabung dengan SSB di daerah masing-masing, bermain futsal, dan berlatih dengan tim di daerah masing-masing. Alhamdulillah jikalau misal dapat bergabung dengan tim di daerah, sebab disitulah kesempatan untuk kita menunjukkan potensi diri,” jelasnya.

Ayo tulis komentar cerdas