Home Palu

Guru Diimbau Stop Touring ke Rumah Siswa

31
H Ansyar Sutiadi. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi, meminta kepada seluruh guru yang berada di bawah naungannya yakni SD dan SMP untuk menghentikan metode pembelajaran berkunjung ke rumah-rumah peserta didik atau biasa disebut touring.

“Kebijakan itu kita keluarkan atas dasar adanya peningkatan kasus positif Covid-19 di Palu, khususnya di Sulteng, yang begitu signifikan meningkat,” kata Ansyar, melalui ponselnya, belum lama ini.  

Menurut Ansyar, selama ini metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dilaksanakan ada tiga yakni daring, luring, dan touring atau guru berkunjung ke rumah siswa, tetapi karena melihat situasi dan kondisi pandemi saat ini, kunjungan guru ke rumah siswa dihentikan dulu.

“Hal ini dilakukan demi mengutamakan kesehatan dan keselamatan para guru dan peserta didik, agar terhindar dari bahaya penularan virus corona. Olehnya itu Guru diminta untuk intens dan lebih kreatif dalam menyediakan dan melaksanakan pembelajaran daring atau luring,” ujarnya.

Ansyar berharap, pembelajaran tersebut tidak membebankan peserta didik maupun guru.

“Kita berharap guru memiliki kreativitas dan inovasi yang akan menyederhanakan kurikulum, sehingga mempermudah agar anak-anak tidak terlalu stres belajar di rumah,” ungkapnya.

Selain itu, Ansyar juga berharap agar tugas-tugas yang diberikan tidak membebankan siswa. 

“Jangan kita terlalu sering kasih tugas ke peserta didik, disesuaikan dengan kemampuannya, karena kalau banyak tugas anak-anak bisa stres dan bukan hanya anak, tapi orangtuanya juga ikut stress,” katanya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas