Home Sulteng

ASN Kemenag Diimbau Sadar Kebersihan

33
Kiflin Padjala. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Mengingat akhir-akhir ini kasus Covid-19 di Provinsi Sulteng meningkat cukup signifikan, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kanwil Kemenag Provinsi Sulteng, Kiflin Padjala, mengajak, kepada semua ASN Kemenag agar bersama-sama menumbuhkan kesadaran terhadap kebersihan.

“Kebersihan yang dimaksud adalah kebersihan diri dari lingkungan, olehnya itu saya bersama pimpinan dalam hal ini Bapak Kakanwil melalui Humas, kita tidak bosan-bosannya memberikan penyuluhan, baik melalui media maupun langsung di apel, untuk meningkatkan kesadaran para ASN untuk empat hal yakni, jaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, memakai masker, ditambah dengan berdoa,” jelas Kiflin, di ruang kerjanya, Rabu, 7 Oktober 2020.     

Kiflin mengatakan, penyakit virus ini Allah turunkan dan Allah juga yang mengobati. Artinya, ini tantangan juga buat medis untuk mencari obatnya, karena penyakit ini disebutkan dalam agama sebagai ujian. Jadi diuji dengan dua hal pertama ketakutan terhadap penyakit dan kedua kelaparan.

“Musibah ini bikin semua orang takut, olehnya kita selalu berusaha bagi para ilmuan mengaku dan mencari bagaimana obatnya, dan lebih utama adalah berdoa, ini juga jangan dilupakan sebagai umat beragama, silahkan beragama apa saja tetapi jangan doa dilupakan,” katanya.

Olehnya itu kata Kiflin, Kemenag selalu mengajak secara internal kepada seluruh pagawai untuk  sadar akan kebersihan diri dan lingkungan. “Karena jika terkena penyakit ini yang harus dijaga diri sendiri, sebab jika kembali ke rumah untuk bertemu dengan keluarga, tentunya sangat berbahaya,” katanya.

“Karena satu orang yang kena, berpotensi untuk satu rumah yang terkena penyakit itu, olehnya itu kita harus menjaga diri kita, keluarga, dan lingkungan kita,” ujarnya.

Menurut Kiflin, penerapan empat hal itu bukan hanya untuk pegawai, tetapi seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya pemerintah.

“Saya melihat pemerintah kita di Sulteng mulai dari Gubernur dan para Bupati, cepat, sigap, dan tanggap melakukan kebijakan-kebijakan terkait dengan bagaimana orang masuk keluar dari Sulteng ini,” ungkapnya.

Kata Kilfin, upaya yang dilakukan pemerintah itu dalam bahasa agama adalah ikhtiar, dan Kemenag sangat merespon kebijakan pemerintah.

“Semoga di lingkungan kerja kita di Kemenag khususnya, pemerintah, serta masyarakat dengan kesadaran menggunakan masker, cuci tangan, kemudian menjaga jarak, jangan kita menganggap sepele atau pandang enteng, dimana-mana kita harus berusaha menggunakan masker, karena virus ini menurut ahli kesehatan melalui media mulut, hidung, dan mata,” katanya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas