SAPA MASYARAKAT - Disdukcapil Provinsi Sulteng memprakarsai webinar untuk menyapa masyarakat Sulawesi Tengah, Kamis, 1 Oktober 2020. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) se-Sulawesi Tengah menyapa masyarakat melalui webinar aplikasi zoom, Kamis, 1 Oktober 2020.

Kegiatan tersebut diprakarsai oleh Disdukcapil Provinsi Sulteng. Webinar dibuka Plt Kepala Disdukcapil Provinsi Sulteng, Agus Sujono, di kantornya, Jalan Dewi Sartika Palu.

Webinar dihadiri kepala dinas Disdukcapil kabupaten/kota dan jajaran serta masyarakat. Agus menyebut pihaknya menggelar webinar tersebut untuk mengetahui perkembangan pelayanan kependudukan di kabupaten/kota.

“Melalui pertemuan webinar ini akan menjadi tolok ukur Dinas Dukcapil terhadap pelayanan kependudukan di Sulawesi Tengah,” ucapnya.

Selain membuka webinar, Agus juga berkesempatan menyampaikan paparan terkait ruang lingkup pelayanan kependudukan, capaian, dan masalah-masalah yang dihadapi.

Dipaparkan untuk ruang lingkup pelayanan kependudukan diantaranya yaitu Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP), Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perkawinan, dan Akta Perceraian.

Untuk masalah yang masih muncul terkait pelayanan kependudukan yaitu pungli dan calo, persyaratan tambahan, konsolidasi data, dan nomor antrean.

“Kita harus terus berupaya memperbaiki pelayanan kependudukan kepada masyarakat,” tandas Agus.

Setelah pemaparan, host webinar membuka sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan, saran, dan kritik disampaikan masyarakat yang mengikuti webinar, salah satunya Meylia, warga Kota Palu.

Meylia mempertanyakan sarana prasaranan pelayanan di Kantor Disdukcapil Kota Palu yang dinilai tidak representatif. Dia menyebutkan ruang antrean di kantor Disdukcapil Palu kurang memadai. Selain itu, hand sanitizer untuk pencegahan Covid-19 terkadang habis.

Kepala Disdukcapil Kota Palu, Rosida Thalib, mengakui adanya keterbatasan sarana prasaran di kantornya. Namun keterbatasan itu disebabkan adanya renovasi ruang pelayanan.

“Kami memohon maaf atas kurang nyamannya sarana prasarana pelayanan tersebut. Semoga dalam waktu dekat renovasi ruang pelayanan bisa selesai,” ucap Rosida.

Sementara untuk pertanyaan mendominasikan yang disampaikan masyarakat terkait tata cara dan syarat-syarat mengurus E-KTP, KK, KIA, dan surat keterangan pindah. Semua pertanyaan dijawab oleh masing-masing kepala Disdukcapil terkait.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas