Home Palu

Rektor Untad Beri Reward ke Mahasiswa Juara III NUDC

33
SERAHKAN REWARD - Rektor Prof Mahfudz didampingi Warek Bidang Kemahasiswaan, Dr Sagaf dan jajaran menyerahkan reward kepada dua mahasiswanya selaku juara III NUDC, Kamis, 1 Oktober 2020. (Foto: Ist/ Humas Untad Palu)

Palu, Metrosulawesi.id Mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) kembali menorehkan prestasi. Mahasiswa Untad tersebut yakni Diah Annisa Aprilia dari Fakultas Hukum angkatan 2018 dan Carlitos Imanuel Mamusu dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis angkatan 2017.

Annisa dan Imanuel meraih juara III di ajang National Universities Debating Championship (NUDC) 2020 tingkat nasional, baru-baru ini.

Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Mahfudz, MP, memberikan reward kepada kedua mahasiswa tersebut atas capaian itu. Prof Mahfudz mengatakan dua mahasiswanya itu telah membawa nama baik Untad di tingkat nasional.

“Saya menyampaikan apresiasi karena ini akan membawa nama baik Untad. Untad dulunya dinilai sebagai universitas jauh dan tidak dikenal, dengan ini semua akan dinilai sebagai universitas yang patut dilirik,” ujar Rektor saat menyerahkan reward kepada Annisa dan Imanuel di Lantai I Rektorat Untad, Kamis (1/10/2020).

Rektor mengungkapkan, prestasi tersebut akan menjadi awal yang baik bagi Annisa dan Imanuel. Ia meminta agar terus menggali ilmu karena itu akan menjadi keunggulan tersendiri selain nantinya sebagai sarjana hukum dan ekonomi.

“Ini yang menjadi opsesi dari Mas Menteri Nadiem Makarim, keunggulan personal, di luar dari keunggulan akademiknya,” ungkap Rektor.

Rektor juga mengatakan, kedepan semangat aktifitas dan pola pikir mahasiswa lainnya seyogyanya diubah. Jika sebelumnya lebih pada aktifitas kelembagaan kini harus lebih memediasi pada potensi akademik atau potensi lainnya.

“Ini ada mahasiswa memiliki potensi bahasa Inggris melebihi mahasiswa yang berasal dari fakultas dan prodi sesungguhnya, ini patut untuk dikembangkan, karena pasti masih banyak yang lainnya seperti ini,” ucapnya.

Adapun reward yang diberikan Rektor kepada Annisa dan Imanuel yaitu berupa keringanan UKT (uang kuliah tunggal). Reward tersebut menurut Prof Mahfudz telah diatur dalam Peraturan Rektor Untad bagi mahasiswa berprestasi nasional berhak mendapatkan keringanan UKT.

Dengan menjadi juara III NUDC, Annisa dan Imanuel berpeluang mewakili Indonesia di World Universitites Debating Championship (WUDC) 2021 di Seoul, Korea Selatan, yang berlangsung tahun depan. Namun penentuan akhirnya masih harus melalui serangkaian seleksi. (*)

Reporter: Michael Simanjuntak

Ayo tulis komentar cerdas