Home Ekonomi

PHRI Minta Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Corona

20
Ilustrasi. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Tengah meminta kepada pihak pengelola hotel dan restoran khususnya di Kota Palu agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona yang semakin hari mengalami kenaikan.

Demikian disampaikan langsung oleh Ketua BPD PHRI Sulteng, Fery Taula kepada Metrosulawesi melalui sambungan telepon, Selasa (29/9/2020). Menurutnya, hal itu dilakukan untuk menjaga kemungkinan yang akan terjadi.

“Adanya kenaikan jumlah pasien terpapar covid, jelas sangat berdampak sekali ke sektor Pariwisata. Kunjungan yang sempat naik saat ini kembali turun lagi, masyarakat banyak membatasi aktivitas pergerakan di luar rumah,” ujarnya.

Apalagi, lanjut Fery menjelaskan, melihat data dan kondisi penularan covid 19 di Kota Palu yang terus mengalami peningkatan. Ia menuturkan bahwa penerapan protokol kesehatan sudah sesuai dengan ketentuan Kemenparekraf yang juga terkompilasi bersama BPP PHRI.

“BPD PHRI Sulteng mengimplementasikan 3 M (Memakai Masker, Menjaga Jarak & Mencuci Tangan) sebagai wujud pelaksanaan ProKes Covid 19. Perilaku 3 M bisa harapkan agar segera menjadi kebiasaan umum di tengah masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, ia mengungkapkan banyak kegiatan yang seharusnya dilaksanakan saat ini tertunda karena adanya covid 19. Begitu pula dengan tingkat okupansi yang sejak adanya tatanan kehidupan baru (New normal) telah menunjukan peningkatan 40% hingga 45%.

“Namun kini tinggal menjadi 20% tingkat okupansi hotel di Kota Palu. Ditambah lagi dengan para pelaku perjalanan pastinya juga akan menunda atau bahkan sampai membatalkan kunjungan. Jika sudah seperti itu otomatis transaksi ekonomi tidak jalan,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, kata dia, PHRI juga berupaya menaikkan kepercayaan masyarakat melalui pelayanan dan penanganan Covid-19 oleh semua pihak terkait. Menurutnya, stigma negatif bahwa penambahan kasus positif di sebuah daerah bisa sangat berimbas pada sektor pariwisata

“Kami sampaikan bahwa akan lebih meningkatkan koordinasi dengan pelaku industri hotel dan restoran, maupun pihak terkait di Pemda Kota Palu dalam hal himbauan. Sebenarnya kami PHRI Sulteng meminta agar pekerja yang sempat di rumahkan dipanggil kembali di bulan ini. Tetapi karena dampak yang ditimbulkan pandemi covid 19 begitu pengaruh sangat signifikan, terpaksa kita tunda dulu sampai situasi kembali aman,” katanya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas