Home Palu

Mahasiswa Untad Diimbau Tak ke Kampus

33
Drs Samsumarlin M.Si. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) diimbau agar tak memasuki area kampus untuk memutus matarantai penyebaran covid-19. Imbauan ini disampaikan Plt Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan Untad, Samsumarlin, karena melihat semakin merebaknya kasus corona di Sulteng, secara khusus Kota Palu.

“Kepada seluruh mahasiswa agar kiranya dapat menahan diri tidak masuk kampus, kecuali yang sedang dalam penyelesaian studi dan penelitian di laboratorium,” ucapnya, Selasa, 29 September 2020.

Samsumarlin mengatakan untuk kegiatan dalam kampus yang tidak bisa lagi ditunda pelaksanaannya harus secara ketat menerapkan protokol kesehatan guna menghindari penyebaran covid-19.

Hal ini menindaklanjuti surat edaran pemerintah dan hasil rapat pimpinan Untad pada 25 September, untuk pengendalian penyebaran covid-19 di Sulteng, khususnya Kota Palu. Hasil rapat tersebut, Rektor Untad dikatakan mengeluarkan surat edaran terbaru Nomor 6274/UN28/SE/2020 tentang Upaya Pencegahan Penyebaran/Penularan Virus Corona di Universitas Tadulako. Surat edaran Rektor Untad memberlakukan pembatasan aktivitas dengan skala terbatas mulai 28 September sampai dengan 11 Oktober 2020.

“Layanan administrasi akademik dan kegiatan perkuliahan masih dilakukan secara online/daring,” ujar Samsumarlin.

Untuk pegawai, tenaga kependidikan, dan tenaga kontrak dibagi jadwal masuk kampus atau work from office maksimal 50 persen. Sementara sisanya harus kembali melaksanakan kerja dari rumah atau work from office.

Khusus untuk dosen/pejabat dengan tugas tambahan seperti Kepala Biro, Kepala Bagian, dan Kasubag diwajibkan hadir setiap hari kerja dalam rangka pelaksanaan tugas serta memastikan kelancaran pelayanan di masing-masing unit kerja.

“Melalui surat edaran pak Rektor juga diminta agar pimpinan unit kerja menunda perjalanan dinas bagi semua staf, kecuali perjalanan dinas yang dianggap sangat penting dan mendesak serta zona merah atau hitam,” pungkas Samsumarlin.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas