Home Palu

Pasha: Pemkot Palu Akan Penuhi Fasilitas Standar Perawatan Pasien Covid-19

24
Plt Wali Kota Palu, Sigit Purnama Said atau Pasha (tengah) saat memberikan keterangan seputar kelurahan dan komplain pasien Covid-19 yang dirawat di RS Darurat, Minggu (27/9/2020) malam. (foto: ist)

PALU, Metrosulawesi.id – Protes salah pasien Covid-19 yang dirawat di LPMP—rumah sakit darurat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, langsung mendapat tanggapan dari Pemerintah Kota Palu. Plt Wali Kota Palu, Sigit Purnama Said, menyampaikan memahami komplain  yang dilakukan pasien tersebut.

            Pasha—sapaan akrab Sigit Purnama Said, dalam keterangannya di Posko Penanganan Covid-19 Kota Palu, Minggu (27/9/2020) malam, mengakui adanya video yang beredar di media sosial tentang protes dan kemarahan salah satu pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit darurat, Gedung LPMP.

            ‘’Video yang beredar itu, memang salah satu pasien yang dirawat di LPMP. Masukan-masukan yang disampaikan menjadi perhatian kami selaku Pemerintah Kota Palu dalam menangani pandemic Covid-19 di Kota Palu,’’ ujar Pasha.

            Diakui Pasha, keberadaan LPMP dijadikan rumah sakit darurat memang dadakan. Sehingga fasilitas yang ada,  belum memnuhi standar pelayanan terhadap pasien Covid-19. Penunjukan Gedung LPMP dikarena adanya lonjatan jumlah pasien baru terkonfirmasi positif di Kota Palu, sementara rumah sakit yang ada di Kota Palu tidak cukup menampung, sehingga diadakannya rumah sakit darurat tersebut.

            Dijelaskannya, dengan masukan dari pasien tersebut, Pemerintah Kota Palu melalui  Dinas Kesehatan Kota Palu dan Satgas penanangan Covid-19 Kota Palu, saat berkoordinasi dengan Provinsi Sulteng untuk  memenuhi kelayakan dari pada rumah sakit darurat untuk dijadikan sebagai rumah sakit perawatan bagi pasien Covid-19 sesuai standar.  

            Diwartawan sebelumnya, salah satu pasien baru terkonfirmasi positif virus Corona atau Covid-19, protes dan marah-marah lantaran fasilitas tempat karantina pasien dinilai sangat buruk dan tidak memenuhi standar penanganan pasien.

            Aksi protes dan mencak-mencak pasien positif virus Corona ini, beredar luas dan menjadi viral di media sosial. Dalam rekaman melalui handphone berdurasi 5:57 detik ini, terlihat seorang wanita dengan emosi memprotes fasilitas yang ditempati untuk menjalani perawatan Covid-19.

Dengan nada emosi pasien ini menuturkan, dirinya tidak menyangka pihak yang menangani pasien Covid-19, menyediakan tempat yang sangat buruk. Seharusnya fasilitas yang disediakan harus benar-benar sesuai standar pelayanan terhadap pasien, terlebih lagi pasien itu adalah pasien Covid-19.(*/is)

Ayo tulis komentar cerdas