Home Palu

Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara

27
Ansyar Sutiadi. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Menyikapi penularan virus corona (Covid-19) yang hingga saat ini sangat massif penularannya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaa Kota Palu berinisiatif untuk menghentikan sementara pembelajaran tatap muka sampai dengan waktu yang tidak ditentukan.

Demikian disampaikan Kepala Disdikbud Palu, Ansyar Sutiadi, saat dihubungi Metro Sulawesi, Rabu, 23 September 2020.

“Pemberhentian pembelajaran tatap muka itu berdasarkan Surat Keputusan Bersama empat menteri, surat edaran gubernur, termasuk Surat Edaran Wali Kota Palu. Kebijakan ini kami keluarkan karena ktia mengutamakan kesehatan dan keselamatan para peserta didik,” kata Ansyar.

Olehnya itu, Ansyar, mengatakan, selanjutnya para peserta didik kembali melaksanakan pembelajaran jarak jauh, belajar dari rumah. “Bagi kami keselamatan dan kesehatan warga sekolah adalah prioritas utama,” ungkapnya.

“Untuk persiapan yang boleh dilakukan itu misalnya sarana dan prasarana mencegah penyebaran virus corona, tempat cuci tangan (wastafel), pengadaan thermo gun, hand sanitizer, kemudian sosialisasi kepada guru, tetapi yang melibatkan orang tua dan peserta didik untuk sementara kita pending dulu,” ujarnya.

Sebab kata Ansyar, ada beberapa sekolah yang sudah mau masuk simulasi itu melibatkan peserta didik, maka itu Disdikbud putuskan untuk ditunda dulu.

“Ada tadi beberapa sekolah meminta kepada kami untuk melaksanakan simulasi, tetapi kami sudah sampaikan untuk ditunda dulu sampai dengan situasi dan kondisi penyebaran ini bisa menurun,” ungkapnya.   

Ansyar mengatakan, jika misalnya penularan Covid-19 dapat terkendali lagi, maka proses-proses penyiapan yang telah dilaksanakan oleh sekolah, baik sosialisasi kepada orang tua peserta didik, maupun simulasi yang melibatkan peserta didik bisa dilanjutkan, bahkan bisa saja sampai tatap muka.

“Misalnya SD Inpres 1 Watusampu yang kemarin sudah melaksanakan, ketika kasus Covid-19 sudah bisa terkendali lagi maka kita akan buka lagi untuk mengulangi tahapan yang sudah ada,” katanya.

Ansyar berharap, warga sekolah untuk bersama-sama berdoa agar kasus Covid-19 ini dapat segera berakhir, sehingga kondisi kembali pulih kembali seperti sediakala.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas