Home Politik

26 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

38
JUMPA PERS - Ketua KPU Sulteng, Tanwir Lamaming (kiri) didampingi rekannya Sahran Raden saat jumpa pers di KPU Sulteng, Rabu 23 September 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Syamsu Rizal)
  • Herwin-Mustar TMS karena Rekomendasi Bawaslu

Palu, Metrosulawesi.id – KPU menetapkan sebanyak 26 pasangan calon (paslon) yang memenuhi syarat untuk bertarung pada Pilkada serentak 2020 di Sulteng. Minus pasangan Herwin Yatim-Mustar Labolo. Pasangan petahana di Banggai ini dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU Banggai.

Pasangan calon petahana ini yang diusung PDI Perjuangan (10 kursi), PKS (3), dan Perindo (1) ini TMS karena terkait dengan pelanggaran pergantian pejabat. Dengan demikian, maka hanya dua pasangan yang memenuhi syarat (MS) dan ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati Banggai yakni Amiruddin dan Furqanuddin Masulili serta pasangan Sulianti Murad dan Zainal Abidin Ali Hamu.

“Keputusan KPU Banggai sudah diumumkan,” kata Ketua KPU Sulawesi Tengah Tanwir Lamaming di kantornya, Rabu 23 September 2020.

Anggota KPU Sulteng Sahran Raden menjelaskan, jika dilihat konsideran SK KPU Banggai, TMS terhadap petahana berdasarkan pada Undang-Undang 10 Tahun 2019 pasal 71 terkait dengan penggantian pejabat.

“Gubernur wakil gubernur bupati wakil bupati walikota dan wakil walikota dilarang melakukan penggantian pejabat enam bulan sebelum penetapan pasangan calon. Secara kerangka normatifnya berdasarkan itu,” katanya.

Selain itu, keputusan KPU Banggai merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Bawaslu setempat.

“Karena adanya rekomendasi Bawaslu terkait adanya pelanggaran administrasi pemilihan,” katanya.

“Fakta-faktanya sudah dilakukan pemeriksaan oleh KPU Banggai dan mereka telah mengambil kesimpulan sebagaimana sudah diumumkan hari ini, KPU Banggai melakukan TMS terhadap calon petahana itu,” jelas Sahran Raden.

Dia mengatakan, pasangan calon yang dirugikan atas keputusan KPU Banggai bisa melakukan upaya hukum.

“Namanya sengketa tata usaha negara pemilihan. Silakan saja, masukkan ke Bawaslu tiga hari setelah penetapan pasangan calon,” katanya.

Penetapan paslon

Sementara itu, Rabu 23 September 2020, sebanyak 26 pasangan calon yang akan bertarung di pemilihan serentak di Sulawesi Tengah telah ditetapkan oleh KPU masing-masing.

Pemilihan gubernur dan wakil gubernur ada 2 pasangan, Morowali Utara (2 pasangan), Tolitoli (3 pasangan), Banggai Laut (4 pasangan), Poso (3 pasangan), Sigi (2 pasangan), Palu (4 pasangan), Tojo Unauna (4 pasangan). Adapun Banggai sebelumnya ada tiga yang mendaftar, namun satu di antaranya TMS.

Khusus di Pilgub, dua pasangan calon adalah Rusdy Mastura dan Ma’mun Amir serta Mohamad Hidayat Lamakarate dan Bartholomeus Tandigala.

“Sudah kami tetapkan. Kami sudah sampaikan berita acara dan SK kepada LO masing-masing karena itu akan digunakan untuk membuat rekening khusus (dana kampanye),” katanya.

Selanjutnya, hari ini Kamis 24 September 2020, KPU Sulawesi Tengah akan melaksanakan pengundian nomor urut pasangan calon. KPU Sulteng menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dalam kegiatan ini.

“Memanfaatkan teknologi informasi dengan menyediakan siaran langsung atau live streaming di akun media social,” kata Sahran.

KPU Sulawesi Tengah membatasi jumlah orang yang hadir pada saat pengundian nomor urut pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah meliputi KPU Sulteng, pasangan calon, ketua tim kampanye, saksi paslon Bawaslu Sulteng (2 orang) dan lembaga instansi terkait.

Sahran Raden mengimbau pasangan calon agar tidak membawa pendukung ke kantor KPU Sulteng untuk menghindari terjadinya kerumunan peserta di dalam dan di luar ruang kegiatan.

“Mengimbau peserta untuk patuh melaksanakan protokol kesehatan, mengimbau peserta untuk patuh melaksanakan protokol kesehaan pencegahan dan pengendalian Covid-19,” jelasnya.

Selain pengundian nomor urut, juga dilaksanakan penandatanganan pakta integritas oleh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah patuh dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 dalam setiap tahapan pemilihan serentak 2020.

Selain itu, dilaksanakan deklarasi kampanye damai. Kegiatan ini juga dilaksanakan dengan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Reporter: Syamsu Rizal
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas