Home Palu

Daerah Rawan Covid-19 Dipertimbangkan

35
Ansyar Sutiadi. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)
  • Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, H. Ansyar Sutiadi, mengatakan, beberapa sekolah piloting yang telah ditunjuk dipastikan akan melaksanakan pembelajaran tatap muka.

“Kini sekolah piloting itu sudah siap melaksanakan tatap muka, khususnya yang sudah mengantongi rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19, meskipun kondisi Kota Palu saat ini jumlah warganya yang terpapar Covid-19 melonjak naik,” ujar Ansyar, di Palu, belum lama ini.

Kata Ansyar, proses untuk mendapatkan rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19 cukup panjang, rekomendasi tersebut keluar setelah dipastikan sekolah tersebut betul-betul siap, baik tenaga pendidikan, tenaga kependidikan, maupun masyarakat.

“Kota Palu sendiri dari sekian banyak sekolah yang ditunjuk sebagai piloting, baik dari tingkat SD maupun SMP, baru dua sekolah yang bisa ke tahap sosialisasi dan simulasi, masing-masing SD Inpres Watusampu dan SDN 15 Palu, karena memang membutuhkan waktu dan kesiapan baik pendidik, tenaga kependidikan, dan masyarakat, ” katanya.

Menurutnya, dari dua sekolah piloting yang sudah simulasi, baru satu yang berhasil mendapatkan rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19 Kota Palu, yakni SD Inpres Watusampu, kebetulan juga warga yang ada di sekitar sekolah tersebut tidak ada yang terpapar Covid-19.

“Untuk mendapatkan rekomendisi dari Gugus Tugas Covid-19 tidak mudah, harus betul-betul berproses dan memastikan sekolah itu betul-betul siap baik sarana prasarana pencegahan Covid-19 maupun kesiapan pendidik, tenaga kependidikan, dan masyarakat, ” jelasnta.

Sementara kata Ansyar, untuk SDN 15 Kota Palu, Senin dini hari tadi (kemarin-red) baru akan diajukan ke Gugus Tugas Covid-19 Kota Palu untuk mendapatkan rekomendasi. Namun sekalipun nantinya sekolah tersebut mendapatkan rekomendasi, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu berharap sekolah tersebut tidak langsung membuka proses pembelajaran tatap muka di sekolah, mengingat daerah Besusu saat ini terbilang kondisinya masih rawan Covid-19.

“Karena daerah Besusu saat ini terbilang rawan, maka kami meminta kepada kepala sekolah untuk menunda dulu tatap muka di sekolah, hingga kondisi kembali memungkinkan, sekalipun sebenarnya yang bisa memutuskan buka dan tidak itu adalah kepala sekolah, dialah yang sebenarnya yang punya kewenangan,” imbuhnya.

Pihaknya,kata Ansyar, memastikan akan selalu mempertimbangkan kondisi sekitar sekolah sebelum mengusulkan untuk mendapatkan rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19.

“Jika daerah tersebut tidak memungkinkan dilakukan tatap muka di sekolah, dipastikan saya mempertimbangkan untuk diusulkan, namun jika daerah itu terbilang aman, maka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengupayakan untuk dilakukan tatap muka,” ujarnya.

Kata Ansyar, seperti kondisi daerah sekitar SD Inpres Watusampu, daerah tersebut terbilang aman, sehingga dipastikan, Senin, 21 September 2020, sekolah itu akan memulai kembali pembelajaran tatap muka di sekolah.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas