Home Palu

10 Maba Dinyatakan Gugur Peserta PKKMB

39
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Untad, Dr Sagaf. (Foto: Ist)
  • Mahasiswa Baru Untad Diingatkan Jaga Etika

Palu, Metrosulawesi.id Univerisitas Tadulako (Untad) mengeluarkan keputusan mengugugurkan 10 mahasiswa baru (maba) sebagai peserta PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) tahun 2020.

Ketua Panitia PKKMB Untad, Dr Rusli, mengungkapkan 10 mahasiswa baru tersebut digugurkan karena melakukan bully atau perundungan di kolom komentar akun Youtube Universitas Tadulako saat pembukaan PKKMB secara live streaming pada Senin, 21 September 2020.

“Setelah melalui rapat bersama antara panitia dan Komisi Disiplin Universitas Tadulako, diputuskan 10 mahasiswa tersebut gugur sebagai peserta PKKMB 2020,” ungkap Rusli kepada Metrosulawesi, Selasa, 22 September.

Dia menambahkan selain 10 orang tersebut, masih ada 2 maba lainnya yang melakukan hal serupa sedang dalam identifikasi/pencarian oleh Tim IT Untad. Rusli belum bisa memastikan peluang maba yang melakukan pelanggaran untuk mengikuti PKKMB Untad tahun depan.

Sementara itu, terkait status kemahasiswaan 10 maba tersebut saat ini dalam proses pembahasan oleh Komisi Disiplin Untad. Hal ini diungkapkan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Untad, Dr Sagaf.

“Komisi Disiplin nanti yang mengeluarkan keputusan. Yang pasti saat ini mereka sudah dinyatakan gugur sebagai peserta PKKMB tahun 2020,” tegasnya.

Agar hal serupa tak terulang, Sagaf mengingatkan mahasiswa baru menjaga etika dalam mengikuti PKKMB secara daring (online).

“Kami harap tidak ada lagi kejadian serupa terulang,” ucap Sagaf.

PKKMB Untad tingkat universitas akan berakhir Rabu, 23 September. Selanjutnya dilanjutkan PKKMB tingkat fakultas 24-25 September. Terdaftar jumlah peserta PKKMB Untad kali ini sebanyak 8.392 maba. (*)

Reporter: Michael Simanjuntak

Ayo tulis komentar cerdas