Home Parigi Moutong

Areal DPRD Parimo ‘Wajib’ Masker

30
Suasana rapat paripurna di DPRD Pariimo, Selasa (22/9/2020). (Foto: Metrosulawesi/ Zulfikar)
  • Demi Cegah Covid-19, Pembacaan Pandangan Umum Diwakili Satu Fraksi

Parimo, Metrosulawesi.id Ini peringatan bagi siapa saja yang ingin masuk ke Gedung DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, wajib mengenakan masker. Termasuk anggota legislatif. Jika tidak, maka yang bersangkutan tidak diperkenankan masuk areal DPRD Parimo.

Penegasan wajib menggenakan masker di areal DPRD, disampaikan Ketua DPRD Parimo, Sayutin Budianto, saat membuka rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi – Fraksi DPRD Tentang APBD Perubahan Tahun 2020, bertempat di ruang Rapat DPRD Parimo, Selasa (22/9/2020).

Sayutin mengharapkan setiap persidangan di DPRD, anggota DPRD maupun tamu OPD wajib menggunakan masker. Jika dalam persidangan terdapat anggota DPRD maupun tamu OPD Parimo yang tidak memakai masker, agar segera keluar dari ruang rapat DPRD Parimo.

Diungkapkan Sayutin, soal wajib menggenakan masker di areal DPRD,  sesuai hasil komunikasi  dengan pihak penegak hukum,  harus tertib memakai masker dan terus mentaati protokol kesehatan.

“Wajib kita lakukan agar dalam mengikuti persidangan harus memakai masker, jika ada yang tidak mematuhi aturan tersebut maka tidak diperbolehkan masuk di ruang sidang.” tegasnya.

Menariknya, saat persidangan berlangsung, anggota DPRD, H. Suardi,  meminta kepada Ketua DPRD Parimo, agar pembacaan pandangan umum fraksi hanya dilakukan satu fraksi saja, atau langsung menyerahkan saja kepada eksekutif semua pandangan umum fraksi .

Permintaan politisi Partai Demokrat ini, mendapat dukungan dari anggota lainnya, agar tidak berlama-lama di dalam ruangan, demi mencegah penyebaran virus Corona.

Permintaan itupun disahuti ketua DPRD Parimo, Sayutin. Pantauan  Metrosulawesi.id, siding paripurna dengan agenda Pandangan Umum Fraksi tentang APBD perubahan tahun 2020, hanya dibacakan  satu Fraksi yakni Fraksi Gerindra. Selanjutnya, Fraksi DPRD lainnya langsung menyerahkan pandangan mereka ke pihak eksekutif. (*)

Reporter: Zulfikar

Ayo tulis komentar cerdas