Home Palu

RS Madani Sempat Over Kapasitas Pasien Corona

37
TETAP TERSENYUM - Direktur dr Nirwansyah Parampasi (kanan), foto bersama nakes di sela penanganan pasien corona di RSUD Madani Sulteng, baru-baru ini. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Direktur RSUD Madani Sulteng, dr Nirwansyah Parampasi, mengungkapkan rumah sakit yang dipimpinnya sempat mengalami over kapasitas pasien virus corona (Covid-19).

“Beberapa hari lalu kami merawat sampai 18 orang, padahal kapasitas kami (RSUD Madani) hanya 15 orang,” ungkap Nirwansyah kepada Metrosulawesi, Jumat, 18 September 2020.

Direktur menjelaskan untuk menampung pasien over kapasitas tersebut, pihaknya terpaksa menambah tiga tempat tidur (ekstra bed). Untungnya, perawatan pasien tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama. Saat ini, RSUD Madani tinggal merawat sembilan pasien terkonfirmasi positif corona.

“Tapi ada tiga orang rapid-nya reaktif masih menunggu hasil pemeriksaan swab test,” ujarnya.

Nirwansyah mengatakan untuk stok Alat Pelindung Diri (APD) dalam penanganan pasien corona di RSUD Madani masih cukup untuk dua bulan kedepan. Terkait insentif tenaga medis (nakes), pemerintah pusat dikatakan telah mencairkan untuk Maret, April, dan Juni.

“Kami sudah mengajukan untuk pencairan insentif Juni, Juli, dan Agustus,” ucap Nirwansyah.

Dia menerangkan pencairan insentif langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima. Besaran insentif yang diterima berbeda-beda, mulai Rp5 juta sampai terbesar Rp15 juta.

“Ada cara hitungnya, untuk perawat maksimal Rp7,5 juta, dokter umum Rp10 juta, dr ahli Rp15 juta, tenaga kesehatan lain Rp5 juta. Itu nilai maksimal yang diperoleh, tetapi tidak semua dapat segitu karena ada cara hitungnya,” terang direktur.

Nirwansyah berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan virus corona. Prokes dimaksud yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Diketahui, kasus komuliatip positif Covid-19 atau virus Corona di Sulawesi Tengah masih kembali bertambah. Data terbaru yang di release Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng, menyebutkan ada ketambahan dua pasien terjangkit virus Corona per Kamis, 17 September 2020. Pusat Data Nasional (Pusdatina) Covid-19 Sulteng menginformasikan ketambahan positif virus Corona itu berasal dari Kabupaten Donggala. Dengan ketambahan dua pasien, praktis total jumlah warga Sulteng terkonfirmasi positif Covid-19 telah mencapai 278 orang.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas