Home Palu

Rekomendasi Gugus Tugas Wajib

28
Sosialisasi PKPU N0.6 Tentang Tahapan Pilkada serentak tahun 2020 yang dilaksanakan KPU Kota Palu, Kamis 17 September 2020. (Foto: Ist)
  • Jelang Kampanye Pilkada

Palu, Metrosulawesi.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu mengundang pimpinan partai politik dan tim pemenangan pasangan calon serta stakeholder jelang pelaksanaan tahapan kampanye pemilihan wali kota dan wakil wali Kota Palu tahun 2020. Dihadapan pihak terkait itu, KPU Kota Palu menyampaikan sejumlah poin penting dalam Peraturan KPU No.6 tahun 2020, diantaranya mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Pertemuan yang dikemas dalam sosialisasi PKPU No.6 tahun 2020 tentang pelaksanaan pemilihan kepala daerah, Kamis 17 September 2020, lebih menitiberatkan konsistensi dan komitmen penerapan protokol kesehatan selama tahapan, khususnya pada masa kampanye nanti.

Ketua KPU Kota Palu, Agussalim Wahid, di hadapan peserta sosialisasi menegaskan, pelaksanaan Pilkada ditengah pandemi Covid-19 menjadi pertaruhan semua pihak. Tantangannya cukup berat, karena seluruh tahapan benar-benar mengutamakan kesehatan, khususnya menghindari penyebaran corona virus.

Karena itu, Agussalim menyampaikan pada tahapan kampanye nanti tidak ada lagi kumpul-kumpul massa. Selama kampanye, massa yang hadir maksimal 100 orang.

“Begitupula pada debat kandidat nanti, jumlah yang menghadiri maksimal 50 orang untuk semua pasangan calon. Karena jumlahnya dibatasi, nanti teknisnya KPU yang mengatur,” tutur Agussalim.

Pentingnya menerapkan protokol kesehatan Covid-19 juga disampaikan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Palu, dr Husaema. Saat ini data menunjukkan positif Covid-19 Kota Palu sebanyak 11 orang, sementara masih terdapat 111 orang terkonfirmasi Orang Tanpa Gejala (OTG).

dr Husaema mengingatkan selama tahapan pilkada, khususnya kampanye seluruh pihak selalu waspada. Kejujuran semua pihak akan membantu dalam mencegah penularan Covid-19. Sebab, penularan corona di Kota Palu berasal dari orang luar kota Palu.

Sementara itu, Kasatintel Polras Palu AKP Syahrul Alamsyah dihadapan peserta sosialisasi mengatakan, pada tahapan kampanye nanti wajib melaporkan kepada Polres Palu satu minggu sebelum melaksanakan kampanye. Seluruh yang terlibat dalam kampanye juga disampaikan.

Selain itu, Syahrul Alamsyah juga menegaskan, tahapan kampanye harus mendapatkan rekomendasi dari gugus tugas Covid-19. Bila kampanye tidak melampirkan rekomendasi gugus tugas, Polres Palu akan membubarkan kampanye tersebut.

“Wajib bagi pasangan calon yang ingin kampanye melaporkan kepada Polres Palu satu minggu sebelumnya, dan melampirkan rekomendasi gugus tugas. Bila tidak ada rekomendasi, Polres Palu akan membubarkannya,” tegas Kasatintel.

Dia berharap seluruh perserta Pilkada benar-benar menerapkan protokol kesehatan covid-19.

Sesuai tahapan Pilkada, 23 September 2020 merupakan penetapan calon, besoknya pencabutan nomor urut pasangan calon. Pada 26 September 2020, tahapan kampanye dimulai hingga 5 Desember 2020.

Reporter: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas