Home Sulteng

Pendaftaran BSU Pekerja Berakhir, Penerima 91.516 Orang

43
Joko Pranowo. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Perpanjangan pendaftaran/pendataan calon penerima Bantuan Sosial Upah (BSU) pekerja telah berakhir pada 15 September 2020. Kepala Bidang Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi Sulteng, Joko Pranowo, mengungkapkan total pekerja yang telah didaftarkan sebanyak 91.516 orang.

“Laporan yang kami terima per tanggal 17 September, rekening pekerja di Sulawesi Tengah yang sudah dikirim ke pusat 91.516 orang,” ungkap Joko, Kamis, 17 September 2020.

Dia merincikan 91.516 pekerja tersebut di Kota Palu 24.981 orang, Banggai 10.144 orang, Morowali 28.091 orang, Parigi Moutong 7.181 orang, Donggala 2.966 orang, Poso 5.087 orang, Buol 9.396 orang, dan Tojo Unauna 3.670 orang.

Joko belum bisa memastikan perpanjangan kedua untuk proses pendaftaran/pendataan pekerja yang belum terakomodir. Itu karena pihaknya sampai saat ini belum menerima informasi terkait hal tersebut.

Sebelumnya, Joko mengungkapkan hanya sekitar 90 ribuan pekerja yang akan menerima BSU di daerahnya. Hal tersebut diketahui setelah dilakukan verifikasi dan validasi ditemukan pekerja BUMN, BUMD, dan yang bergaji di atas Rp5 juta.

“Jadi dari data 105.000 lebih tenaga kerja yang di Sulteng terdiri atas pekerja BUMN, BUMD, dan bergaji diatas Rp5 juta. Sesuai syarat yang telah ditentukan, mereka tidak masuk kategori penerima BSU,” ungkap Joko di Palu, Selasa, 1 September.

Diketahui, sebelumnya telah dilakukan perpanjangan pendaftaran/pendataan penerima BSU hinggal 15 September. Perpanjangan itu diungkapkan Kepala Disnakertrans Provinsi Sulteng, Arnold Firdaus kepada Metrosulawesi.

“Harusnya kan berakhir kemarin (31 Agustus), sekarang diperpanjang sampai 15 September,” ungkap Arnold.

Adapun BSU yang dikucurkan pemerintah pusat senilai Rp2,4 juta untuk jangka waktu September hingga Desember mendatang. Per bulan, bantuan diberikan Rp600 ribu yang akan dicairkan dua kali dengan pembagian Rp1,2 juta diperuntukkan bagi pekerja bergaji di bawah Rp5 juta.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas