Home Pendidikan

Siswa Tak Bisa Dipaksa Masuk Sekolah

42
Irwan Lahace. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulteng, H Irwan Lahace, membeberkan perkembangan pendidikan di tengan pandemi virus corona (Covid-19) di daerahnya.

Dia mengatakan pemerintah pusat melalui kementerian terkait telah mengeluarkan beberapa keputusan, yaitu salah satunya diperbolehkannya kembali untuk membuka sekolah di zona hijau dan kuning. Namun demikian, pemerintah daerah melalui dinas teknis tidak bisa memaksakan anak-anak atau siswa kembali bersekolah jika tidak mendapatkan izin dari orang tua.

“Tetapi pelaksanaannya butuh kehati-hatian dan harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Harus ada persiapan yang dilakukan pihak sekolah seperti menyediakan tempat cuci tangan,” ujar Irwan saat menjadi narasumber dialog RRI Tolitoli pada Senin, 31 Agustus 2020.

Selain itu, dia mengatakan dalam pembukaan sekolah harus ada izin dari gubernur selaku yang berwenang untuk satuan pendidikan SMA, SMK, dan SLB. Sedangkan sekolah-sekolah yang menjadi binaan Kementerian Agama ditentukan oleh Kepala Kantor Wilayah di masing-masing kabupaten/kota dalam mengambil kewenangan pembukaan sekolah secara tata muka baik itu SD, SMP, dan pendidikan masyarakat.

“Terkait dana bos, kebijakan dari pusat sangat luar biasa dengan diberikan keleluasaan kepada rekening sekolah untuk pengelolaan anggaran yang diutamakan untuk pendidikan,” pungkas Irwan.

Di akhir dialog, Irwan menyerahkan sertifikat penghargaan kepada RRI Tolitoli yang diterima langsung oleh Kepala LPP RRI Tolitoli, Azhari Bahariawan Thalib. Penghargaan tersebut diberikan sebagai partisipasi RRI Tolitoli dalam mendukung Program Pendidikan Jarak Jauh di Masa Pandemi Covid-19.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas