Home Palu

Positif Covid Ketua Peradi Palu Tercatat di Jakarta

49
dr Jumriani Yunus. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Plh. Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Sulawesi Tengah, dr. Jumriani angkat bicara terkait meninggalnya, Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Palu, Syarifuddin Datu SH MH di Pekanbaru, Riau, Kamis 27 Agustus 2020 lalu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter setempat, almarhum meninggal karena Covid-19. Sehingga pemakaman almarhum dilakukan di Pekanbaru dengan protap Covid.

Sebelum meninggal almarhum Syarifuddin Datu sempat dirawat mulai Selasa 25 Agustus 2020 di Kamar 609 Tampuk Manggis RS Awal Bros Pekanbaru. Almarhum mengeluh sesak nafas, demam naik turun, dan nyeri di bagian tenggorokan. Almarhum meninggal pada Kamis 27 Agustus 2020.

Menjawab pertanyaan warga, apakah almarhum tercatat dalam daftar kasus positif Covid-19 di Sulteng atau di Pekanbaru? Plh. Kadis Kesehatan itu menyampaikan, berdasarkan pedoman revisi 5 dikatakan pelaporan kasus didasarkan atas masa inkubasi, dimana kasus lebih dari 14 hari berada di daerah itu, maka kasus dilaporkan di daerah itu.

“Walaupun berdasarkan KTP berasal dari daerah lain. Artinya KTP Palu tapi lebih dari 14 hari tinggal di Jakarta, maka kasus dilaporkan di Jakarta,” kata dr Jumriani.

Seperti diketahui, Ketua DPD Peradi Kota Palu itu sebelum meninggal sempat menjalani operasi mata di salah satu rumah sakit di Jakarta.

“Beliau sudah lebih dari satu bulan meninggalkan Kota Palu berada di Jakarta. Kemudian tanggal 24 ke Pekanbaru Riau  dan meninggal tgl 27 di Pekanbaru,” jelasnya.

Reporter: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas